Suara Denpasar- Enam hari pasca tragedi Kanjuruhan Malang yang membuat 131 orang meninggal dunia, kini sudah ada 10 personel kepolisian yang kena hukuman.
Mereka berpangkat terendah Aiptu dan pangkat tertinggi dalam satuannya adalah AKBP.
Sebanyak 10 perwira pertama dan menengah ini dianggap terlibat dalam tragedi paling memilukan sepanjang sejarah sepakbola dunia ini.
Dari 10 daftar nama yang dicopot, mereka posisinya adalah komandan bataliyon hingga komandan peleton.
Pihak pertama yang dicopot dari jabatannya adalah Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat.
Ferli selaku penanggung jawab keamanan di wilayah Malang dan dalam laga tersebut dinilai tidak mampu mengendalikan massa.
Dia langsung dicopot melalui surat telegram nomor ST/2098/10/KEP/2022.
Selain Kapolres Malang, ada sembilan komandan di lingkup Brimob yang dinonaktifkan dari posisinya.
Mereka menjabat sebagai komandan bataliyon hingga komandan peleton.
Baca Juga: Abaikan Desakan Mundur, Ketum PSSI Kembali Kunjungi Stadion Kanjuruhan, Datangi Titik Tragedi
Selain itu hukuman juga diberikan kepada dua orang sipil yakni panpel dan penanggung jawab kemanan laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.
Berikut daftar 10 perwira dan Komandan Brimob Polda Jawa yang dihukum dinonaktifkn.
Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat
Komandan Batalyon (Danyon) AKBP Agus Waluyo
Komandan Kompi (Danki) AKP Hasdarman
Komandan Kompi (Danki) AKP Untung
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Pasien Kronis Terancam Buntut Masalah PBI BPJS, DPR: Hak Kesehatan Tak Boleh Kalah Oleh Prosedur
-
Hebatnya Polisi Italia! Lewat Foto Buram Ini, Pelempar Flare Emil Audero Ditangkap
-
7 HP 5G Rp3 Jutaan Pesaing Redmi Note 15 5G: Spek Gahar, Harga Bersahabat
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T
-
Review I Was a Stranger: Film Pengungsi yang Tak Menggurui, Tapi Bikin Kita Peduli
-
Pentolan Viking Bantah Anggotanya Pelaku Pelemparan Flare ke Emil Audero
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD