Suara Denpasar - Puluhan mahasiswa asal Papua menggelar demonstrasi di perempatan mall Matahari-Mall Robinson, Jalan Sudirman, Denpasar, Bali, Jumat (7/10/2022) sore. Mereka menuntut keadilan dari pemerintah dan aparat Indonesia terhadap empat korban mutilasi oleh oknum TNI.
Diketahui, pada 22 Agustus 2022 di Timika, Papua Barat empat orang warga dimutilasi, lalu potongan tubuhnya dibuang ke sungai.
"Kekerasan yang dilakukan oleh negara melalui militernya adalah pembunuhan dan mutilasi terhadap empat orang warga sipil yang terjadi pada 22 Agustus 2022 di Timika, Papua Barat," kata Gabriel, salah satu peserta aksi tersebut.
Massa yang mengatasnamakan diri mereka Ikatan Pelajar Mahasiswa Nduga Se-Indonesia Dewan Pimpinan Cabang Bali membawa sejumlah baliho dan poster. Isinya adalah tuntutan mereka terkait sejumlah dugaan pelanggaran HAM yang terjadi di tanah Papua.
Empat orang warga yang menjadi korban mutilasi sadis itu masing-masing bernama Arnold Lokbere, Irian Nirigi, Lemanion Nirigi dan Arus Tini.
"Tindakan tersebut telah melanggar Undang-Undang 1945 Pasal 27, 28, 29, 30 dan 31 tentang nilai- nilai kemanusiaan," jelas Gabriel.
Dalam unjuk rasa itu massa menuntut pemerintah dan penegak hukum di Indonesia agar menuntaskan dan mengadili para pelaku dengan hukuman setimpal.
"Kami minta semua pelaku segera dihukum mati sesuai dengan undang-undang yang berlaku di konstitusi republik Indonesia," tegasnya.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi menjelaskan, demonstrasi ini dikawal ketat aparat gabungan. Setidaknya ada 134 orang aparat gabungan yang melakukan pengamanan. Mereka terdiri dari anggota TNI dan Polri. (MNP)
Baca Juga: Sepak Terjang Niluh Djelantik, Ahoker Sejati, Hengkang karena NasDem Usung Anies Baswedan
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Lowongan Kerja Palsu: Mahasiswi di Makassar Disekap Lalu Diperkosa
-
Upacara Adat Majemukan Desa Glagahan: Merajut Syukur dan Menjaga Warisan Leluhur
-
Harga Honda CBR250RR Mei 2026: Ada 6 Varian, Mana Paling Cuan?
-
Jakarta Bhayangkara Presisi Melaju ke Semifinal Liga Champions Voli Putra Asia 2026
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Marc Guehi Tegaskan Peluang Juara Manchester City Ada di Tangan Sendiri
-
Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat
-
"Saya Hakimnya, Bukan Bapak: Arinal Djunaidi Kena Semprot di Sidang Korupsi Dana PI 10 Persen
-
LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas
-
Cristian Chivu Minta Inter Milan Fokus Hadapi Lazio di Final Piala Italia