Suara Denpasar- Nikita Mirzani kembali mengungkit pernyataan dari Najwa Shihab soal pernyataan gaya hidup polisi dan keluarganya yang hedon.
Kemudian kemungkinan tak adanya sanksi dari fererasi tertinggi sepakbola dunia (FIFA) ke Indonesia pasca tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan 131 orang.
Dua informasi itu dalam 24 terakhir menjadi berita yang paling banyak dibaca oleh warganet.
Nikita Mirzani kembali senggol Najwa Shihab
Nikita Mirzani kembali mendapatkan perhatian dari warganet lantaran pernyataan-pernyataan kontroversialnya dan menyerang Najwa Shihab.
Seperti diketahui Nikita Mirzani melontarkan komentar pedas dan lebih ke arah nyinyir usai Najwa mengkritik polisi yang memiliki gaya hidup hedon.
Dalam sebuah acara Nikita kembali mengungkit pernyataan Najwa yang sejainya sudah dikeluarkan beberapa hari lalu.
"Kalau si Najwa bilangnya gini, itu polisi satu keluarga hedon semua, berarti kan keluarganya dibawa," kata Nikita Mirzani dari akun YouTube OPRA Entertainment pada Jumat (7/10/2022).
"Lah kalo keluarganya memang dari orang kaya, mau gimana?" imbuhnya.
Kemudian ia pun menjelaskan bahwa apapun yang keluar dari mulutnya akan tetap disalahkan oleh netizen.
"Jadi gini apapun yang gua bilang dari mulut gua itu mau bener kek mau salah, tetep gua akan disalahkan netizen, karena yang berbicara itu adalah Nikita Mirzani," imbuhnya.
Tak sampai di situ, perempuan yang kerap disapa Nyai ini juga mengatakan bahwa omongan Najwa Shihab akan dibenarkan oleh netizen.
Sebelumnya Najwa Shihab enggan mengomentari tudingan dari Nikita. Pembawa acara Mata Najwa itu memilih untuk tidak melayani.
Beberapa kali disentil dia hanya memilih untuk fokus ke proesinya sebagai jurnalis dan lebih ingin berkarya untuk kepentingan publik.
FIFA tak akan sanksi Indonesia
Berita kedua yang paling banyak dibaca dalam 24 jam terakhir kemarin adalah prediksi kecil kemungkinan Indonesia bakal disanksi berat oleh FIFA.
Alasan jika sepakbola menjadi olahraga paling favorit, kemudian Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, ditambah lagi prestasi Indonesia sedang menanjak bakal menjadi pertimbangan FIFA.
Terlebih tidak mudah mengganti tuan rumah Piala Dunia yang hanya menyisakan waktu hitungan bulan saja menuju 2023.
Terlebih segala persiapan seperi infrastruktur stadion dan sarana lainnya hingga penyiapan SDM sudah matang di Indonesia.
Populasi, kondisi politik dan ekonomi yang sedang stabil juga bakal jadi pertimbangan khusus.
Prediksi itu terbukti dengan adanya pernyataan dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) jika FIFA tidak akan memberikan sanksi kepada Indonesia. ***
Berita Terkait
-
FIFA, AFC, dan Pemerintah Indonesia Bentuk Tim Transformasi Sepak Bola, PSSI Tak Disebut Sama Sekali oleh Jokowi
-
Tak Jatuhkan Sanksi atas Tragedi Kanjuruhan, FIFA dan Indonesia Akan Kolaborasi Benahi Sepakbola Tanah Air
-
Beredar Video Kevin Hillers Diduga Menganiaya Siska Khair, Kasusnya Mirip Lesti Kejora
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Takut Bansos Dicabut, Warga Enggan Laporkan Kematian Keluarga
-
Jadwal Buka Puasa Palembang Hari Ini, 26 Februari 2026: Catat Jam Maghrib dan Doa Berbuka
-
Tompi Curhat Pasiennya Tak Kunjung Bayar Usai Operasi Plastik, dari Tummy Tuck Sampai Pasang Implan
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Gabung ke Tim Zona Merah Super League
-
Menohok, Cara Hotman Paris Desak DPR Panggil Jaksa yang Tuntut Fandi Hukuman Mati
-
Nama Besar YouTube Indonesia, Tara ArtsGema Show Guncang Marapthon!
-
Fenomena OOTD Lebaran: Ekspresi Diri atau Budaya Pamer?
-
4 Rekomendasi HP untuk Game Berat Paling Murah 2026: Anti Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Tanpa Pembelaan, Pelatih Dortmund Merasa Pantas Tersingkir dari Liga Champions
-
Gaun Istri Gubernur Kaltim saat Sapa Tukang Sayur Jadi Sorotan: Kayak Noni Belanda