Suara Denpasar - Ganjar Pranowo optimistis Indonesia akan mampu menghadapi resesi ekonomi yang diprediksi bakal terjadi pada 2023 nanti.
Prediksi resesi itu seiring pernyataan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo atau Jokowi yang menyatakan tahun depan akan lebih "gelap".
"Kata presiden tahun depan akan 'gelap', tapi kita siapkan lampu, senter, petromak, korek untuk menerangi," kata Ganjar Pranowo dalam Events Sayan Rumaket di Desa Sayan, Ubud, Gianyar, Bali pada Sabtu (8/10).
"Dalam kesulitan justru akan mendapatkan kesempatan dalam kesulitan," ingat dia saat didaulat untuk menggores warna merah putih pada kaki burung Garuda dalam lukisan yang dibuat pada event tersebut.
Melukis ini merupakan bagian dari rangkaian Ganjar Pranowo di acara Sayan Rumaket yang digagas warga setempat dan berkolaborasi dengan KAGAMA Bali. Di mana Gubernur Jawa Tengah ini merupakan Ketua Keluarga Alumni Gajah Mada (KAGAMA).
Dalam kesempatan itu, pria yang digadang-gadangi akan mewakili kaum nasionalis dalam pemilu 2024 mengatakan, event Sayan Rumaket sendiri sangat baik.
"Kita harapkan banyak desa bangkit, menata potensi dan kembangkan budaya serta menjaga lingkungan," ucap Ganjar Pranowo yang berharap Sayan Rumaket ini bisa menjadi tempat pembelajaran bagi daerah lain.
Sebelumnya, pihak panitia mengatakan bahwa kehadiran Ganjar Pranowo juga akan diisi acara gowes bareng untuk melihat potensi desa termasuk persawahan. Tapi, pria dengan rambut putih tersebut tidak ada agenda untuk menanam padi. ***
Baca Juga: Segini Tarif Story Medsos Nikita Mirzani, Panggil Aku Mpok atau Unik..
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica