Suara Denpasar - Nikita Mirzani dan Najwa Shihab masih terus menjadi perbincangan publik hingga kini.
Awalnya, Nikita Mirzani mengkritik Najwa Shihab yang tidak menggunakan kata 'oknum' pada saat mengomentari gaya hidup polisi.
Dalam sebuah acara talkshow, Nikita Mirzani diundang sebagai bintang tamu.
Pada saat berbincang, salah satu host acara dalam akun YouTube OPRA Entertainment, bertanya kepada Nikita Mirzani.
"Tadi kan mpok bilang soal netizen yang suka komenin akhir-akhir ini ya, banyak haters-haters mpok. Terus mpok bilang mereka ikut campur kehidupannya mpok. Tapi mpok kan agak tersinggung lah sama netizen. Tapi mpok malah komentarin orang lain juga gitu mpok, kayak Najwa Shihab, gitu," tanya host tersebut.
Kemudian, Nikita Mirzani pun menjawab pertanyaan tersebut.
"Gua komentarin orang yang sama-sama bekerja di bidang yang sama kayak gua, selebriti," ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa jurnalis seperti Najwa Shihab yang ia komentari juga termasuk selebriti, sebab ditonton oleh banyak orang.
"Jurnalis juga kan ditonton sama banyak orang kan berarti terkenal," paparnya.
Nikita mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengomentari orang miskin.
"Gua nggak ngomentarin orang miskin, melarat gitu," ucapnya.
"Malah gua bantu kalo ada rezeki," lanjut Nikita.
Selain itu, Nikita juga mengaku telah melakukan riset soal netizen yang membully dirinya.
"Cuman kadang-kadangan gue riset, yang bully gue adalah ibu rumah tangga, anak-anak kecil," tukasnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati