Suara Denpasar - Polemik antara artis dan jurnalis, Nikita Mirzani dan Najwa Shihab masih belum usai.
Perseteruan itu berawal dari Nikita Mirzani yag mengomentari Najwa Shihab soal kalimatnya tentang gaya hidup polisi tanpa menggunakan kata 'oknum'.
Baru-baru ini beredar sebuah tayangan video yang diunggah akun YouTube OPRA Entertainment yang mengundang Nikita Mirzani sebagai bintang tamunya.
Dalam video tersebut, Nikita ditanya oleh host pernah atau tidak menerima kesalahan ketika ia melakukan kesalahan.
"Mpok tapi pernah nggak didebat sama orang? Terus 'iya nih gua salah nih' atau selama ini lo debat terus?" tanya salah satu host.
Hal ini kemudian dijawab oleh wanita berusia 36 tahun itu.
"Selama ini yang gua lakukan belum ada yang salah," tegasnya.
Ia pun menjelaskan tentang postingannya yang menyeret nama Najwa Shihab dan meminta sang jurnalis melaporkannya jika memang tidak berkenan.
"Lah gua aja bilang kan sama Najwa Shihab, Mbak Nana kalau tidak suka dengan postingan saya, silakan laporkan saya," ujarnya.
Baca Juga: Lita Gading Serang Denise Chariesta, Pengakuan Selingkuh-Seks Pranikah Rusak Mental Anak: Take Down!
"Tinggal pilih mau kemana, mau ke Serang Banten supaya cepet laporannya jalan, mau ke Polsek, Polres, Polda, Bareskrim, silakan," lanjutnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa masyarakat Indonesia bebas untuk melaporkan siapa saja.
"Karena semua masyarakat Indonesia bebas untuk ngelaporin siapa aja," katanya.
Lantas, Nikita mengatakan bahwa dirinya tidak ada backingan.
"Tapi kalo pasalnya tidak dapet dan tidak jalan, jangan pula nanti gua dibilang ada backingan," ucapnya.
Ia lalu menyindir Najwa Shihab yang sempat menyuruh belajar tentang pasal.
"Katanya kan suruh belajar tentang pasal, setau gua kan pasal itu udah tau udah ada dari taun Presiden pertama ya, pasal itu udah ada," tuturnya.
"Cuman kadang-kadang oknum-oknum itu sendiri, oknum polisi itu kadang-kadang pasalnya itu suka ditambahin di juncto-juncto-in lah yang nggak penting," tambah Nikita.
Wanita yang kerap disapa Nyai ini melanjutkan perkataannya.
"Tadinya yang hukumannya nggak berat gara-gara ada junctonya jadi berat," pungkasnya.***
Berita Terkait
-
Konflik dengan Najwa Shihab Belum Usai? Nikita Mirzani Ungkap Banyak Sosok yang Ingin Menjadi Dirinya
-
Nikita Mirzani Bongkar Pertemanan dengan Polisi Sampai Gadai BPKB, Najwa Shihab Harus Lihat Ini!
-
Nikita Mirzani Malah Komentarin Najwa Shihab, Tapi Dirinya Gak Mau Dikomentarin? Ternyata Ini Alasannya!
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Pentingnya Belajar Ilmu Agama, Pasutri Pamer Batal Puasa karena Lupa Mandi Junub
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS, Timur Tengah di Ambang Eskalasi
-
Sampai Kapan Batas Penukaran Uang Baru 2026? Ini Cara dan Aturannya
-
Sequis Life Gelar Customer Gathering untuk Perkuat Hubungan Nasabah
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Tuhan Nggak Butuh Pengacara: Belajar Beragama "Santuy" tapi Berisi Bareng Mbah Nun
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
Aktivis Muhammad Husein Ungkap Tanda-Tanda Perang Sebelum Israel Bombardir Iran