Suara Denpasar - Pertemuan antara Presiden Joko Widodo atau Jokowi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati diduga berisi soal penarikan kembali Ganjar Pranowo kembali ke Pangkuan Soekarnois atau PDI Perjuangan. Dengan begitu, peluang gubernur Jawa Tengah tersebut masih terbuka lebar di kubu banteng dalam lingkaran.
Dugaan atau prediksi tersebut diungkap pengamat politik dan ahli filsafat saat bincang-bincang dengan wartawan senior Herusbeno Arief. "Ada pertemuan penting Bung Rocky di Istana Batu Tulis antara Megawi dan Pak Jokowi," kata Arief mengawali perbincangan dalam video berjudul "Bertemu Mega di Batu Tulis, Semua Pintu Darurat Jokowi Sudah Tertutup" di kanal YouTube@ Rocky Gerung Official, seperti dikutip denpasar.suara.com, Senin 10 Oktober 2022.
"Sekarang Pak Jokowi dan Ibu Mega lakukan perjanjian di Batu Tulis untuk memikirkan bangsa. Dulu juga Ibu Mega dan Pak Prabowo melakukan perjanjian di Batu Tulis untuk janji saling mengikat siapa yang duluan menjadi presiden," papar dia. "Menurut saya perjanjian batu tulis, tinggal menyisakan batunya," tambahnya lagi.
Rocky Gerung lebih melihat bahwa dalam pertemuan kali ini antara Jokowi dan Megawati lebih pada Mega mengingatkan Jokowi agar kembali sebagai petugas atau kader partai jelang Pilpres 2024.
Di mana juga kemungkinan Megawati mengingatkan Jokowi pada masa lengser nanti tidak ada persoalan yang akan membekitnya.
Tak kalah menarik adanya kemungkinan PDI Perjuangan akan kembali merangkul Ganjar Pranowo.
"Mungkin ada satu hal yang masih tersembunyi dan terselubung. Ganjar mungkin bisa dipanggil ulang oleh Bu Mega. Kalau dia betul-betul ingin kembali ke pangkuan Soekarnois," duga dia. "Ganjar kan semacam pingpong yang di smash Pak Jokowi, di tangkis oleh Bu Mega," ujarnya.
Spekulasi yang mungkin memang dalam pertemuan tersebut juga membahas soal Ganjar. Apalagi, elektabilitasnya terbilang tinggi dan mengalahkan jago dari PDI Perjuangan Puan Maharani. Jika tidak ada Ganjar, mungkin pertemuan ini juga tidak akan terjadi. ***
Baca Juga: Ini Profil Ojat Sudrajat, Pengacara Top Kang Dedi Mulyadi: Dulu Masih Makan Indomie Rebus
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama