Suara Denpasar - Meski mengaku mendukung Anies Baswedan karena kemampuannya berdialog ketimbang kekuatan koersif membungkam masyrarakat.
Dr. Refly Harun, S.H., M.H., LL.M., ahli hukum tata negara dan pengamat politik Indonesia jebolan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, ternyata melayangkan kritik keras terhadap Partai Nasdem.
Dia menilai Nasdem adalah partai yang mau enaknya saja dengan tetap mempertahankan menterinya di kabinet Jokowi. Di sisi lain, berharap memang dengan mengusung Anies Baswedan pada Pilpres 2024.
"Susahnya ya, kalau partai main dua kaki," katanya dalam kanal Youtube pribadinya yang membahas soal "Parah! Omong Anies Antitesis Jokowi, Zulfan Lindan Dipecat!!" yang dilihat denpasar.suara.com, Jumat 14 Oktober 2022.
Seperti diketahui Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengumumkan pemecatan Zulfan Lindan dari jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat.
Zulfan dinilai sering membuat gaduh politik dengan pernyataan terakhirnya adalah Zulfan menyebut Anies Baswedan sebagai antitesis Jokowi yang langsung mendapat respons dari PDIP sebagai pendukung Jokowi.
Menariknya, secara tersirat Nasdem mengatakan bahwa langkah ini juga bentuk dukungan kepada Jokowi selama masa kepemimpinannya sampai 2024 nanti.
Lebih unik lagi, selain sebagai Kader Nasdem. Ternyata Zulfan Lindan adalah Komisaris Jasa Marga. "Antitesis berhasil jika pemerintahan gagal, kalau pemerintahan berhasil tentu tidak akan berhasil," papar Refly Harun mengomentari beberapa berita terkait Zulfan Lindan dan polemiknya. ***
Baca Juga: Lesti Kejora Akan Cabut Gugatan? Sandy Arifin:Pihaknya Memilih Untuk....
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Komjak Wanti-wanti Jaksa di Kasus Febrie Adriansyah, Jangan Lembek Meski Lawan Kolega
-
Tegas! UAD Berhentikan Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di Lokasi KKN
-
Minyak Sawit Jadi Primadona Ekspor Riau, Tiongkok Peminat Terbesar
-
Cara Terbaik Mencegah Anak Kelaparan adalah Menyejahterakan Orang Tuanya
-
Tuchel Soroti Aroma Takhayul di Balik Jersi Biru Hitam Argentina vs Inggris
-
Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
-
Polisi Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Grand Wisata Bekasi
-
50 Tahun Menanti, Warga Bumi Tridharma Jaksel Akhirnya Dapat Titik Terang Sertifikat Tanah
-
Dugaan Warga Sleman Jadi Korban Mafia Tanah, Kantor Pertanahan Ungkap Temuan Ini
-
Babak Baru Polemik Jabatan Sekda Kota Tangsel, Ansor Jalani Persidangan di PTUN