Entertainment / Gosip
Minggu, 31 Mei 2026 | 10:57 WIB
Whip Pink (Instagram)
Baca 10 detik
  • Dittipidnarkoba Bareskrim Polri menjemput paksa influencer ZNM dan YouTuber RV terkait kasus penyalahgunaan gas tertawa atau Whip Pink.
  • Tindakan penjemputan dilakukan pada 29 Mei 2026 karena kedua saksi tersebut telah mangkir dari panggilan pemeriksaan sebanyak dua kali.
  • Penyidik memerlukan keterangan mereka untuk mengungkap jaringan distribusi serta penggunaan produk ilegal tersebut setelah penggerebekan pabrik Whip Pink.

Suara.com - Pihak kepolisian mengambil langkah tegas dalam menangani kasus penyalahgunaan Whip Pink atau yang dikenal sebagai gas tertawa.

Tindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terhadap dugaan penyalahgunaan produk yang belakangan menjadi perhatian aparat penegak hukum.

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui situs resmi Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri, penyidik melakukan penjemputan paksa terhadap seorang influencer berinisial ZNM dan seorang YouTuber berinisial RV.

Keduanya diketahui telah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan yang dilayangkan oleh penyidik.

Kasubdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol. Zulkarnain Harahap, menjelaskan bahwa langkah penjemputan paksa dilakukan setelah kedua saksi tidak memenuhi kewajiban untuk hadir dalam proses pemeriksaan.

"Dua kali dipanggil tidak datang dan Jumat, 29 Mei 2026, dikeluarkan surat perintah membawa untuk dihadapkan ke penyidik," kata Zulkarnain Harahap.

Menurut kepolisian, tindakan tersebut dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Penyidik membutuhkan keterangan dari para pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki guna mengungkap secara menyeluruh jaringan distribusi maupun penggunaan produk tersebut.

Kasus ini bermula dari penggerebekan sebuah pabrik yang diduga memproduksi dan mendistribusikan Whip Pink.

Baca Juga: Muncul Kabinet YouTuber, Ferry Irwandi dan Bobon Santoso Rebutan Posisi Kepala BGN

Dari hasil pengungkapan tersebut, aparat kemudian melakukan pendalaman untuk menelusuri jalur peredaran produk, termasuk mengidentifikasi para konsumen yang tercatat aktif melakukan pembelian.

Dari proses itulah nama ZNM dan RV diketahui masuk dalam daftar pihak yang perlu dimintai keterangan oleh penyidik.

Tidak hanya dua figur publik tersebut, kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi lain yang dinilai memiliki keterkaitan dengan kasus yang sedang berjalan. 

Terkait siapa sosok ZNM dan RV, polisi belum membeberkan identitas lengkapnya. 

Para netizen pun mulai menebak-nebak siapa sosok yang dimaksud semenjak kasus ini dibagikan ulang akun Lambe Turah di Instagram.

"RV & ZNM siapa coy? Coba netizen kasih tau?" kata salah satu netizen,

"Sebelum blunder, inisial RV itu COWO oy. Dan ZNM itu CEWE," tulis salah satu netizen.

Load More