/
Jum'at, 14 Oktober 2022 | 19:26 WIB
Kang Dedi Mulyadi Tuntut Ini soal 11 Rumah Warga yang Rusak Akibat Proyek Terowongan Kereta Cepat (Antara)

Suara Denpasar - Sebanyak 11 rumah milik warga di Kampung Tegalnangklak, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta, ambruk dampak pembangunan terowongan kereta cepat. Terkait, Kang Dedi Mulyadi meminta  Perusahaan segera mengganti dan membangun ulang rumah yang rusak imbas dari pembangunan.

“Jadi kami sampaikan agar pihak perusahaan segera membangun kembali rumah warga yang sudah hancur akibat proyek pembangunan kereta api cepat," kata dia dikutip dari Antara, Jumat (14/10/2022).

 Untuk diketahui, proyek pembangunan terowongan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) oleh PT Sinohydro. Anggota DPR RI ini meminta pihak perusahaan bertanggung jawab atas kerusakan rumah warga tersebut. 

"Kami meminta pihak perusahaan segera membangun kembali rumah warga yang sudah hancur,” kata Dedi melalui sambungan telepon yang diterima di Purwakarta, Rabu.

Saat ini, kata dia, pembangunan terowongan untuk kereta api cepat tersebut sudah hampir rampung.

Namun warga setempat yang rumahnya rusak akibat dampak dari proyek pembangunan kereta api cepat itu masih belum mendapat kejelasan kapan rumahnya akan diganti.

Akibat rumahnya rusak, mereka tinggal di rumah kontrakan yang sempit. Mereka mulai kehilangan harapan karena rumah yang rusak tak kunjung diperbaiki.

Sementara itu, pada Rabu ini Dedi Mulyadi mendatangi lokasi sebelas rumah yang ambruk akibat dampak pembangunan terowongan kereta api cepat di Kampung Tegalnangklak, Desa Bunder, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta.

Baca Juga: Denise Chariesta Bongkar Kelakuan RD Pernah Booking Model Majalah Dewasa hingga 'Jajan' Pijat Plus-plus, Regi Datau?

Load More