/
Minggu, 16 Oktober 2022 | 12:45 WIB
Sudah Mapan di Indonesia, Mengapa Pandji Pragiwaksono Pilih Jadi TKI di Amerika Serikat? (YT Raditya Dika)

Suara Denpasar - Komedian Pandji Pragiwaksono sudah dibilang sukses di Indonesia. Akan tetapi dia memilih menjadi tenaga kerja Indonesia atau TKI di Amerika Serikat, tepatnya di New York. Lantas apa yang membuat pria berkepala pelontos ini memustuskan hal tersebut?

Pandji menceritakan semuanya kepada Raditya Dika dalam sebuah video yang diunggah pada 13 Agustus 2022. 

Mengawali videonya, Raditya menyebut bahwa Pandji sudah mempunyai bisnis dan sukses di Indonesia. Kemudian anak-anaknya juga masih bersekolah di Indonesia. Ia kemudian bertanya mengapa Pandji memutuskan pergi ke New York dan memboyong keluarganya.

"Punya bisnis dan keluarga sekolah di indonesia, start over semua. Mau nyoba awal lagi stand up, open mic??" tanya Raditya dikutip Suara Denpasar, Minggu (16/10/2022).

Pandji mengatakan mimpinya saat ini adalah menjadi stand up comedian di New York. Kemudian mimpinya tersebut sudah mejadi kenyataan.

"Mimpoinya adalah bangun pagi, dan bilang wah gua stand up comedian di New York. Sekarang sudah," kata Pandji.

Kemudian mengapa memboyong keluarga, Pandji mengaku tak bisa jauh dari keluarganya. Sehingga sejak Januari dia mulai mempersiapkan tenpat tinggal hingga ijin kerja yang bisa membawa keluarganya ke AS.

"Emang dari awal rencAna bawa keluarga. Gua bilang pada akhirnya kelUarga akan pindah, saya lakukan dari januari sudah cari izin kerja dan tempat tinggal. kenapa bawa keluarga, ya ga kuat jauh dari anak. sedih kalau jauh," kata Pandji. 

Pandji bercerita bahwa dirinya memulai dari nol saat menjadi komedian di negeri Paman Sam. Dia menjual tiketnya sendiri hingga harus membawa penonton ke sebuah pertunjukan. 

Baca Juga: TERUNGKAP! Perdamaian Lesti-Billar di Rumah Sakit, Bukan Usai Umroh

Dia mengatakan di New York biasanya dibayar putus dalam sebuah pertunjukan dengan tarif 15 dollar Amerika Serikat atau setara Rp232.083 dalam kurs per 16 Oktober.

"Gw manggung 15 menit 15 dollar per main," kata dia.

Pandji menceritakan untuk hidup di New York terpaksa harus menggunakan dana darurat miliknya. Dia mengaku untuk hidup di sana masih mengandalkan pendapatan dari adsense YouTube.

"Gw nyisain tabungan untik tinggal 3 tahun, sewa apartemen, apapun yang terjadi bisa hidup. Sebenarnya itu dana darirat ga boleh disentuh," kata dia. 

"Sebenarnya,  gw memang stand up comedian di NY, tapi untuk hidup masih dari YT," kata Pandji. 

Load More