SUARA DENPASAR – Brigjen Andi Rian Djajadi seperti balik kucing. Saat mengawali karier sebagai polisi, dia bertugas di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), kini, 30 tahun kemudian, Andi Rian kembali ke Polda Kalsel sebagai orang nomor satu alias Kapolda.
Andi Rian Djajadi termasuk mendapat pulung dari kasus para perwira tinggi. Di antaranya kasus yang membelit para juniornya di Akpol, yakni Irjen Ferdy Sambo dan Irjen Teddy Minahasa. Para junior yang pernah menyalipnya itu kini kariernya habis dan terancam habis. Sedangkan dia kian meroket. Kini didapuk sebagai Kapolda Kalimantan Selatan.
Siapakah sosok Andi Rian Djajadi? Bagaimana perjalanan karier jenderal bintang 1 yang sebentar lagi naik menjadi jenderal bintang 2 seiring dengan capaian jabatannya sebagai Kapolda?
Dari penelusuran Suara Denpasar dari laman PTIK, Brigjen Andi Rian Djajadi memiliki nama lengkap Andi Rian Riacudu Djajadi. Dia adalah ketua tim penyidik kasus pembunuhan Brigadir Joshua atau Nofriansyah Yosua Hutabarat yang diotaki Ferdy Sambo, yang kala itu menjadi Kadiv Propam Polri.
Sebelum melanjutkan masa-masa dewasa dan kariernya di kepolisian, ada baiknya menengok sebentar ke masa lalu Andi Rian Djajadi. Perwira tinggi yang sempat disorot penampilannya mengenakan pakaian berharga mahal itu merupakan pria kelahiran Ujung Pandang (kini Makassar) pada 25 Agustus 1968. Dengan demikian, usianya sudah 54 tahun. Tidak lebih dari 4 tahun lagi, dia masuk masa pensiun. Usia pensiun anggota polisi 58 tahun.
Andi Rian Djajadi lahir dari keluarga bersuku Bugis dan beragama Islam. Masa sekolah dasar hingga menengah dihabiskan di tanah kelahirannya, yakni di Makassar. Dia alumni dari sekolah-sekolah favourite di Makassar. Yakni SD di Makassar, SMPN 1 Makassar, dan SMAN 1 Makassar. Sekadar diketahui, Ferdy Sambo juga alumni SMAN 1 Makassar.
Karier kepolisian Andi Rian Djajadi diawali dengan dia menempuh Akademi Kepolisian atau Akpol dan lulus 1991. Saat ini, lulusan Akpol 1991 memegang jabatan tertinggi di kepolisian. Yakni Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.
Setelah tamat Akpol pada 1991, Andi Rian memulai bertugas sebagai Pamapta di Polres Kotabaru Polda Kalimantan Selatan Tengah/ Kalselteng (sekarang bernama Polda Kalsel) sejak 1992. Dengan dia sebagai Kapolda Kalsel saat ini, Andi Rian Djajadi seperti balik kucing. Dibuang ke mana pun kembali lagi ke asalnya.
Pada 1993, Andi Rian Djajadi sudah menjadi Kapolsek Batulicin di Kotabaru masih di wilayah hukum Polda Kalselteng (Kalsel). Dia banyak bertugas di kesatuan reserse. Di antaranya pernah jadri Wadirreskrimum Polda Sumatera Utara. Juga pernah memegang tongkat komando sebagai Kapolres Tebingtinggi.
Baca Juga: Brigjen Andi Rian Djajadi Disorot Penampilannya yang Mewah
Kariernya agak tersendat, dan disalip sejumlah juniornya. Bahkan, pada 2019, Andi Rian menjabat Wadirtipidum Bareskrim Polri, sebagai bawahan Ferdy Sambo yang menjadi Dirtipidum Bareksrim Polri. Saat itu Andi Rian masih Kombes, sedangkan Ferdy Sambo sudah jadi Brigjen.
Andi Rian Djajadi sempat menjadi Dirreskrimum Polda Sumatera Selatan, sebelum akhirnya pada Juli 2020 mendapat promosi sebagai Karokorwas PPNS Bareskrim Polri sekaligus meraih jenderal bintang satu atau Brigjen.
Dia menjadi Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri pada 16 November 2020, setelah Ferdy Sambo jadi Kadiv Propam Polri dan naik jadi Irjen atau jenderal bintang dua.
Saat kasus pembunuhan Brigadir Joshua di rumah dinas Ferdy Sambo, Andi Rian Djajadi menjadi ujung tombak Kapolri dalam penyidikan. Dia mengambil semua perkara terkait Ferdy Sambo yang masuk di Polres Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya ke Bareskrim Polri. Hasilnya, dia mebongkar skenario busuk Ferdy Sambo, kemudian jadi tersangka hingga kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan Agung.
Jauh sebelum itu, banyak prestasi Andi Rian. Ketika bertugas di Polda Sumetera Selatan sebagai Dirreskrimum, dia pernah mengungkap pembunuhan hakim PN Medan, Jamaluddin pada 2020. Saat usai pembunuhan terjadi, istri sang hakim Jamaluddin sempat membuat skenario menangis. Namun, skenario itu terbongkar sebab 40 hari kemudian terungkap bahwa sang istri adalah otak pembunuhan hakim Jamaluddin. Sang istri juga diketahui berselingkuh dengan sang sopir.
Andi Rian juga pernah ditugaskan ke luar negeri sebagai pasukan perdamaian kontingen Garuda. Dia pernah menjadi anggota Konga XIV - 9, dengan misi di Bosnia dan Herzegowina.
Berita Terkait
-
Karier Andi Rian Djajadi Meroket usai Jebloskan Ferdy Sambo dan Berkah Kasus Teddy Minahasa
-
Profil Singkat Krishna Murti, Sempat Dicopot sebagai Wakapolda Lampung hingga Seretnya Karier
-
Ketemu Warga di Jalan, Irjen Krishna Murti Dipanggil Pak Kapolri, Warganet: Semoga Jadi
-
Krishna Murti Sampaikan Kabar Duka, Sosok Penerusnya Meninggal karena Malaria
-
Sosok Krishna Murti, Mantan Atasan Ferdy Sambo Kini Jadi Jenderal Bintang 2, Kekayaan Terbesar dari Warisan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?
-
Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia
-
Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!