Suara Denpasar - Irjen Krishna Murti membagi kesehariannya saat hendak ke Bandung menghadiri pemakaman anak buahnya.Saat bertemu seorang warga, dia dipanggil pak Kapolri.
Jenderal bintang dua ini mengaku dalam perjalanan ke Bandung untuk menhadiri pemakaman. Dia kemudian berhenti di sebuah rest area dan melihat sebuah mobil hijet 1000.
Menurutnya, mobol tersebut sama dengan milik orangtuanya dulu dan membuatnya mengingat masa kecil.
"Dalam perjalanan ke Bandung untuk menghdiri pemakaman anak buah. Saya lihat di Rest Area ada mobil Hijet 1000 dikendarai satu keluarga. Saya jadi inget masa kecil yg begitu indah bersama orang tua dulu," tulis dia dikutip Suara Denpasar, Minggu (16/10/2022).
Krishna Murti lantas menghampiri keluarga tersebut. "Pak ngobrol-ngobrol yuk pak," kata dia kepada warga di dalam mobil.
Namun, warga di dalam mobil tersebut mengingat-ngingat jabatan Krishna Murti.
"Oh anu, pak kapolri?" celetuk warga itu sembari menyodorkan tangannya untuk bersalaman.
"Bukan Kapolri," jawab Krishna Murti.
"Tapi sudah bintang dua kan pak," sebut warga tersebut.
Di akhir video Krishna Murti memuji mobil milik warga tersebut.
Unggahan tersebut sontak dibanjiri komentar warga. Banyak yang berkomentar semoga menjadi Kapolri suatu saat nanti.
"Semoga jadi doa beneran jadi pak kapolri," tulis seorang warganet.
"Omongan adalah doa, saya sependapat dgn omongan mas yg nyetir," tulis warganet lainnya.
Sebagaimana diketahui, Brigadir Jenderal (Brigjen) Krishna Murti mendapat jabatan baru sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Mabes Polri setelah lima tahun dia menjadi Kepala Biro Misi Internasional (Karomisinter) di Divisi Hubinter Polri.
Dengan jabatan sebagai kepala divisi di Mabes Polri, maka Krishna Murti pun naik pangkat menjadi jenderal bintang dua atau inspektur jenderal (Irjen).
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis