Suara Denpasar - Karaoke keluarga Happy Puppy yang menyediakan miras dan LC (Lady Companion) yang menurut pihak manajemen sah-sah saja karena bukan karaoke keluarga dibantah Pemkot Denpasar.
Pihak Pemkot mengatakan bahwa Happy Puppy sampai saat ini masih berstatus karaoke keluarga.
Informasi dari Kabag Humas Kota Denpasar I Dewa Gede Rai menyatakan Happy Puppy Karaoke berstatus tempat hiburan keluarga.
“Itu izinnya tempat hiburan keluarga. Belum ada perubahan,” kata Dewa Rai.
Tapi lebih lengkapnya tolong konfirmasi lagi sama Kadis Pariwisata dan Kadis Penda Denpasar untuk dapat penjelasan yang pasti. Jelas Dewa Rai
Sebelumnya, Manajer Happy Puppy Rita Lee mengatakan Happy Puppy sudah bukan lagi karaoke keluarga melainkan karaoke umum.
"Happy Puppy Rumah Bernyanyi Keluarga. Izin karaoke dikatakan lengkap dan masih aktif,” kata Rita Lee.
Ia membenarkan menyediakan minuman beralkohol dan pemandu lagu.
Kalau ada yang ingin mencari LC, maka yang berurusan itu mami.
Tempat yang disediakan untuk LC itu berada di ruangan tertutup.
Baca Juga: WALHI Bali: Proyek Tol Terabas 480,54 Hektar Persawahan, Produksi Beras Berkurang 2.883 Ton
Bukan ruangan layak showroom yang berkaca tembus pandang, layak karaoke lain.
“Hari ini tim dari Dinas Pariwisata sudah turun ke lokasi untuk mengecek. Hasilnya nanti disampaikan. Silahkan hubungi langsung ke Dinas Pariwisata mereka sudah turun langsung ke lokasi,” tambah Dewa Gede Rai.
Tim Dinas Pariwisata mengaku sudah melakukan pengecekan ke Happy Puppy yang berstatus karaoke keluarga di Gatot Subroto Tengah, Denpasar.
Dari pengecekan, izinnya masih karaoke keluarga dengan begitu pajaknya lebih kecil. Untuk sanksi sendiri akan diumumkan lebih lanjut. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tren Sujud Freestyle Berujung Petaka: Alarm Keras Dunia Pendidikan
-
7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
-
Drakor Love Virus Gaet Jo Yu Ri dan Kim Dong Hwi Jadi Pemeran Utama
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Vonis 14 Tahun Penjara! Hakim Semprot Bos Sritex: Tak Merasa Bersalah Korupsi Rp1,3 T
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember
-
Bos Sritex Divonis 12 Tahun Penjara! Terbukti 'Cuci Uang' Hasil Korupsi Rp1,3 Triliun
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri