Suara Denpasar - Kisah seram dan mistis Gunung Kawi lengkap dengan Keraton Gunung Kawi di Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dibongkar Michelle Amanda.
Berdasar penelusurannya yang mengatakan Gunung Kawi adalah tempat pesugihan dan banyak tumbal adalah bohong belaka atau hoax.
Hal tersebut terungkap dalam kanal YouTube MAG Production yang dikutip denpasar.suara.com, Selasa (18/10/2022).
"Gimmick bahwa Gunung Kawi itu menyeramkan, bahwa Gunung Kawi penuh dengan pesugihan dan lain-lain," katanya.
Dia malah menilai bahwa Hoax soal angker dan mistinya Gunung Kawi itu malah banyak dipercaya oleh orang luar Malang, bukan orang Malang sendiri.
Dia kembali menegaskan bahwa semua gambaran seram tersebut adalah hoax. Sebab, pandangannya Keraton Gunung Kawi malah indah dan pemandangan sekitarnya juga bagus banyak pohon.
Namanya gunung dan hutan, tentu kalau malam gelap dan bikin bulu kuduk merinding. "Tidak usah di sini jauh-jauh, di puncak juga sama," imbuhnya.
Dia juga menanyakan langsung kepada Mbah Basu sebagai pengabdi di keraton tersebut. Banyak yang salah kaprah tentang tempat ini.
Padahal, tempat ini dianggap suci dan sakral oleh penduduk setempat karena menjadi lokasi bersemedinya Mpu Sendok.
Baca Juga: Disebut Ngebet Ingin Menikahi Ayu Ting Ting, Billy Syahputra: Ngobrol Sudah Intens, Tapi
"Di tempat inilah Mpu Sendok menjadikan tempat semedi dan mendekatkan diri dengan Sang Hyang Widhi. Berjalannya waktu, Mpu Sendok mendirikan kerajaan Medang kemulan," tuturnya. Di sini juga Mpu Sendok dikabarkan moksa.
Selanjutnya banyak raja di tanah Jawa yang melakukan semedi di sini sampai akhirnya Gunung Kawi dikenal sebagai wisata religi.
"Sesajen di sini bukan untuk pesugihan, tapi menghormati leluhur," terang dia. Karena dikenal sebagai tempat menenangkan diri dan wisata religi.
Jadi di lokasi itu juga didirikan beragam tempat ibadah umat beragama di Indonesia. Dia menegaskan bahwa di Gunung Kawi itu bukan tempat pesugihan dan banyak tumbalnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Kisah Gadis Cantik Sebatang Kara Tinggal di Gubuk Rusak, Menabung Meski Serba Kurang
-
Belajar Melambat dan Bernapas di Tengah Riuh Bundaran Satam Tanjung Pandan
-
Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti
-
Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah
-
Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan
-
Media Italia Coret Timnas Indonesia dari Calon Tim Playoff Darurat Piala Dunia 2026
-
Astra Honda Dream Cup 2026 Kembali Cari Bibit Pebalap Muda Berbakat Indonesia
-
Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026