Suara Denpasar – Sebuah lembaga survei, Populi Center merilis hasil jajak pendapat tokoh dengan elektabilitas (keterpilihan) tertinggi untuk maju sebagai calon gubernur di Pilgub Jakarta 2024. Yang menarik, nama Najwa Shihab mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Tak hanya itu, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil juga mengalahkan mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan.
Peneliti Populi Center, Dimas Ramadan menjelaskan, pihaknya mengajukan pertanyaan tertutup berisi 24 nama untuk menjadi Cagub DKI kepada para responden dalam melakukan survei ini. Survei dilakukan di Jakarta dari tanggal 9 sampai 16 Oktober 2022. Hasilnya, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, dan Anies Baswedan berada di tiga teratas.
"Ridwan Kamil mendapat dukungan paling tinggi untuk maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta tahun 2024 dengan (elektabilitas) 69,7 persen," kata Dimas kepada wartawan, dilansur dari Jakarta.suara.com, Kamis (20/10/2022).
Sandiaga Uno, lanjut Dimas, berada di ranking kedua dengan 97,7 persen. Sebagaimana diketahui, Sandiaga Uno saat ini menjabat sebagai Menparekraf RI, dan sebelumnya juga pernah menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta saat berpasangan dengan Anies Baswedan dalam Pilgub 2017. Namun mengundurkan diri lantaran menjadi cawapres mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019.
Sedangkan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan hanya berada pada peringkat ketiga dengan raihan 66,2 persen. Di bawah ketiganya adalah nama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 55 persen.
Yang menarik adalah beberapa tokoh perempuan juga masuk elektabilitas tinggi dan mulai diperhitungkan. Pada peringkat keempat dalam elektabilitas, Najwa Shihab, presenter dan founder Narasi TV meraih suara 45,7 persen, bahkan mengalahkan mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang hanya meraih 42,5 persen. Sedangkan di bawahnya ada Menteri Sosial Tri Rismaharini yang mendapat 40,2 persen.
"Nama-nama lain mendapatkan dukungan di bawah 50 persen," jelas dia.
Hasil survei ini, lanjut dia, menunjukkan elektabilitas Ridwan Kamil meningkat dibandingkan survei yang sama, yang dilakukan pada Februari 2022 lalu. Kala itu, jelas Dimas, Ridwan Kamil hanya berada di urutan ketiga dengan torehan 65,7 persen, masih di bawah Sandiaga Uno sebesar 77,5 persen, dan Anies Baswedan 77,3 persen.
Dalam survei pada 9-16 Oktober 2022 kali ini mengambil sampel responden yang tersebar secara proporsional di 60 kelurahan di Provinsi DKI Jakarta. Dia menjelaskan, tujuan survei ini untuk mengetahui persepsi masyarakat terkait dinamika pembangunan, kinerja pemerintah provinsi, dan dinamika politik di Provinsi DKI Jakarta.
Dimas Ramadan melanjutkan, metode pengambilan data pada survei ini melalui face to face interview (wawancara tatap muka) dengan 600 responden yang dipilih dengan metode acak bertingkat (multistage random sampling). Dikatakan, batas kesalahan atau margin of error (MoE) sekitar 4,00 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
"Proses wawancara tatap muka dilakukan dengan menggunakan aplikasi survei Populi Center. Survei dilakukan dengan menggunakan pendanaan internal," jelas dia sekaligus membantah kemungkinan survei dibiayai pihak tertentu. (Suara.com)
Tag
Berita Terkait
-
Terungkap Alasan Najwa Shihab Menggilai Arsenal, Singgung Kesetiaan
-
Duh, Najwa Shihab yang Garang Ternyata Dulu Bucin Banget Sama Pacarnya, Sampai Lakukan Ini Waktu Kuliah
-
Nama Najwa Shihab Disenggol, Oknum Polisi Pamer Kebal Gas Air Mata, Tapi Pakai Pelindung Lengkap dan Ruangan Terbuka
-
Najwa Shihab Buka Suara! Tanggapi Nyinyiran dari Nikita Mirzani: Drama Tidak Penting!
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik