/
Jum'at, 21 Oktober 2022 | 11:12 WIB
Penonton terjebak di pintu keluar Stadion Kanjuruhan (Instagram)

Setelah itu polisi menghalau para suporter dengan melakukan tindakan represif. Di antaranya menembakkan gas air mata dan melakukan kekerasan terhadap suporter. Polisi juga menembakkan gas air mata ke tribun, sedangkan para suporter terjebak di tribun karena tidak bisa keluar dari pintu yang terkunci. Dalam kondisi panik akibat gas air mata, suporter berdesakan, mengalami sesak napas, hingga saling injak dan meninggal dunia. (PMJNews/ Antara)

Load More