/
Sabtu, 15 Oktober 2022 | 17:16 WIB
Kepercayaan Publik ke Polisi Kini di Titik Nadir Terendah, Kasus Ferdy Sambo Jadi Pemicu Awal

Suara Denpasar- Indek kepercayaan publik kepada penegak hukum khususnya polisi kini berada di titik terendah dibanding institusi lainnya.

Pemicu dari rendahnya kepercayaan publik ke polisi adalah kasus Ferdy Sambo yang bersekongkol dengan puluhan polisi lainnya melakukan pembohongan publik.

Kebohongan itu dilakukan polisi secara sistematis di tingkat paling bawah sampai pada level jenderal bintang dua.

Namun kebohongan itu akhirnya terbongkar hingga akhirnya tingkat kepercayaan publik ke polisi mulai hancur.

Hal itu pula yang ditekankan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan arahan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan para pejabat utama pada Jumat (14/10) kemarin.

"Begitu ada peristiwa FS (Ferdy Sambo), runyam semuanya, dan jatuh ke angka paling rendah," ujar Jokowi seperti dilihat dari siaran kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (15/10/2022).

"Dulu dibandingkan institusi-institusi penegakan hukum lain, (Polri) tertinggi. Sekarang saudara-saudara harus tahu, menjadi terendah," jelasnya.

Indek kepercayaan publik ke Polri sempat menyentuh angka tertinggi saat polisi membantu penanganan penanggulangan pandemi Covid-19.

Namun tingkat kepercayaan itu kini kembali runtuh setelah kasus Ferdy Sambo mencuat.

Baca Juga: Bisnis Narkoba, Irjen Teddy Minahasa Punya Hotel: Alhamdulillah, Semua Kegiatan Birokrasi Terselenggara di Sana

Hanya saja Presiden Jokowi belum menyinggung soal dengan adanya kasus meninggalnya 132 orang dalam tragedi Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persebaya.

Dalam peristiwa ini kepolisian juga kembali menjadi sorotan usai adanya gas air mata yang dilontarkan petugas korps baju coklat ini.

Belum lagi perwira tinggi kepolisian yang tersangkut kasus narkoba yang belum disinggung Jokowi. (PMJnews)

Load More