Suara Denpasar- Tim penyidik melakukan penggeledahan di semua ruangan rektorat Universitas Udayana (Unud) terkait dugaan penyelewengan dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI).
Penggeledahan ini dilakukan sejak Senin (24/10) pagi sekitar pukul 09.10 Wita pagi tadi hingga siang ini di gdung rektorat kawasan Jimbaran, Bali.
Penyidik dari Kejaksaan Tinggi (kejati) Bali yang melakukan penggeledahan mencari bukti terkait SPI yang dibayar mahasiswa.
Pantauan lokasi di gedung rektorat ada belasan petugas yang disebar melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan.
Ruangan yang digeledah ini berada di lantai satu, hingga lantai tiga kampus tersebut.
Ruangan yang digeledah ini seperti ruangan kemahasiswaan, kemudian ruangan perencanaan, termasuk dengan ruangan bagian keuangan.
Penyidik hingga siang ini masih melakukan penggeledahan di ruangan-ruangan tersebut.
Pantauan lokasi penyidik Kejati datang di kampus terbesar di Bali ini langsung menuju ke sejumlah ruangan.
Ada sekitar belasan penyidik yang melakukan penggeledahan di pagi ini.
Baca Juga: BREAKING NEWS, Penyidik Kejati Bali Geledah Kantor Unud Terkait Kasus Dana Sumbangan Mahasiswa
Sebelumnya Kejati sudah memanggil lima pejabat Unud atas dugaan penyalahgunaan dana Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI).
Dalam penjelasan sebelumnya Juru Bicara Unud, Putu Ayu Asty Senja Pratiwi, mengatakan pemeriksaan itu sesuai materi Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Nomor PRINT-998/N.1/Fd.1/09/2022 tertanggal 23 September 2022.
"Untuk membuat terang jalannya proses penyelidikan, Universitas Udayana juga membawa dokumen-dokumen yang berkaitan dengan materi penyelidikan," katanya dalam keterangan tertulis beberapa waktu lalu.
Keterangan diberikan untuk memberikan penjelasan terkait tugas-tugas yang telah dijalankan dan memastikan sesuai aturan hukum yang berlaku.
Sementara itu belum ada penjelasan resmi pasca adanya penggeledahan oleh penyidik di gedung rektorat termasuk ruang keuangan ini. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
Terkini
-
Miris! Peserta UTBK di Undip Tanam Alat di Telinga, Panitia Sampai Bawa ke Dokter THT
-
Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!
-
Ngeri! ChatGPT Diduga Bantu Teror Penembakan di AS yang Tewaskan 2 Orang
-
Kepala Biro Adpim Jatim Dinobatkan Jadi Tokoh Inspiratif 2026: Perkuat Ekosistem Media Kolaboratif
-
Oppo Find X9 Ultra Resmi Dirilis, Dual Kamera 2 Sensor 200MP dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
-
Simak Aturan Baru UTBK-SNBT 2026 Mengenai Lokasi Ujian dan Kuota Wilayah
-
IHSG Masih Tertekan di Awal Sesi ke Level 7.528
-
Misi Singkat Kas Hartadi: Ditunjuk Jadi Pelatih PSIS Semarang Hanya untuk 2 Laga Krusial!
-
Demo 21 April Ricuh, Massa Desak DPRD Kaltim Evaluasi Gubernur Rudy Mas'ud
-
5 Cushion SPF Harga di Bawah Rp100 Ribu, Murah dan Worth It