Suara Denpasar - Dalam perjalanannya selalu ada yang menarik di videokan Dedi Mulyadi dan diposting dalam kanal @Kang Dedi Mulyadi Channel.
Kali ini berkisah tentang Mak Iyon, nenek renta yang sudah bungkuk bertahan dan berjuang untuk menyambung hidup sebatang kara dengan menanam pisang, cabe, dan singkong di lahan milik orang lain.
Hal ini dilakukan Mak Iyon karena tidak ingin merepotkan tiga orang anaknya yang sudah berkeluarga dan hidup terpisah.
"Dipanennya setahun, itupun yang manen cucu," tanya Kang Dedi, panggilan akrab Dedi Mulyadi dalam video yang dilihat denpasar.suara.com, Selasa (25/10/2022). "Nggak punya kebon, kebonya punya bibi," sambung Mak Iyon.
Mak Iyon adalah warga Desa Mulyasari, Kecamatan Sumedang Utara, yang kebetulan ditemui Kang Dedi saat melintas di sekitar lokasi. "Mak masih kuat nyangkul," tanya Kang Dedi. "Masih," jawab Mak Iyon.
"Luar biasa, sudah sepuh masih kuat. Biasanya kerjaan laki-laki," sambung mantan bupati Purwakarta dua periode tersebut.
Kang Dedi pun menanyakan Mak Iyon mengapa tidak tinggal bersama anak-anaknya di usia yang sudah renta seperti ini.
Dijawab Mak Iyon karena tidak mau menyusahkan anak-anaknya yang kini sudah menikah dan memberinya delapan cucu. "Malu, takut pusingin anak," sebut dia.
Selain melihat aktivitas Mak Iyon menggali lubang untuk menanam bibit pisang. Kang Dedi juga melihat kediaman nenek tersebut.
Baca Juga: Luna Maya Masih Sama Ariel? 2023 Kabarnya Menikah
Tampak depan, rumah yang sudah mendapat bantuan dari pihak desa terlihat bagus. Namun, karena keterbatasan anggaran.
Dapur di rumah tersebut belum digarap. Jadi, selama ini Mak Iyon memasak di ruangan kecil dengan tumpukan kain dan tentunya rawan menimbulkan kebakaran.
Kang Dedi juga sempat mencoba makanan sehari-hari Mak Iyon berupa sayur sintrong. Tentu rasanya tidak enak di lidah karena sintrong umumnya dilalap.
Menurut Mak Iyon, jika dilalap dirinya tak bisa memakan sayur itu karena giginya sudah habis.
Mak Iyon bercerita memang kesehariannya hanya makan berlaku garam, cabe, dan sayur sintrong karena telor dan daging tak terbeli.
"Sikap hidup yang sangat bersahaja dan tidak mau membebani orang lain. Setiap malam, begini makanannya," ujar Kang Dedi.
Diakhir kesempatan Kang Dedi berinisiatif membuatkan Mak Iyon dapur supaya lebih aman saat memasak.
Tukang di panggil dan bahan-bahan bangunan pun dihitung untuk kemudian diminta langsung dibelikan.
Mak Iyon juga diberikan sejumlah uang untuk membeli kebutuhan pokok dan juga sepuluh kilogram telor. Dia berharap, kebutuhan gizi Mak Iyon tetap terjaga dan sehat di usia senjanya. ***
Berita Terkait
-
Tingkah Kang Dedi Buat Ambu Anne Bermuka Masam, Ciuman Hangat Bu Nia Bikin Panik: Takut Dia Cemburu...
-
Terkuak, Anne Ratna Matikan Kolom Komentar Terhitung Sejak Gugatan Perceraian Dedi Mulyadi Didaftarkan
-
Sebagai Mantan Bupati Kang Dedi Mulyadi Sindir yang Suka Selfie? Kebetulan Anne Ratna Sedang Selfie Juga
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana