Suara Denpasar - Elza Syarif, pengacara senior yang sempat heboh karena berseteru dengan Nikita Mirzani mengaku tak mau berkomentar lebih lanjut terkait proses hukum yang dialami Nikita Mirzani. Di mana kini artis kontrovesional tersebut di tahan di Rutan Serang.
Demikian, dia mengaku dirinya sebenarnya juga mempunyai laporan di Mabes Polri dengan laporan yang sama dan mirip dengan kasus yang menjerat Nikita Mirzani saat ini.
Yakni merujuk UU ITE terkait status Instastory ibu tiga anak tersebut. Di mana menyebut Elza Syarief Nenek Crosser maupun Nenek Doraemon.
"Bahwa Indonesia adalah negara hukum dan tidak ada orang yang kebal hukum," katanya seperti dikutip dari kanal youtube @cumi-cumi yang dilihat denpasar.suara.com, Kamis (27/10/2022).
"Kebenaran masih ada, saya yakin dengan Allah," demikian katanya.
Terkait penahanan Nikita Mirzani itu hemat dia sudah sah sesuai dengan hak dan kewenangan pihak kejaksaan. Pastinya juga sudah diawali dengan penilaian subyektif dan objektif terkait kasus tersebut.
"Saya pikir nih dia seorang perempuan yang hebat. Tegar, berani melawan siapapun ya kan? Sekarang dengar dia menjerit-jerit dan menangis jadinya ekspektasinya kok berbeda yang selama ini dia munculkan di banyak berita-berita video," papar Elza Syarief.
"Dia punya rasa takut ya? Ini pelajaran juga nggak sih mungkin buat netizen jadi harus berhati-hati dalam bersosmed gitu kan kata-kata gitu. Harus buat-buat status itu satu pelajaran gak sih buat netizen.
Kalau buat status ya nggak apa-apa buat status tentang dirinya tapi jangan sampai melakukan satu hinaan dengan orang lain membuat nama orang-orang," ingat dia.
Terpisah Yafet Rissy, kuasa hukum Dito Mahendra mengatakan bahwa pihaknya tidak ada niat menghukum atau memenjarakan orang lain.
Tapi, itu semua hasil perbuatannya sendiri "Itu normatif siapapun kriminal pasti ditangkap. Bahwa media sosial itu harus dipakai secara bertanggung-jawab tidak dipakai untuk menghina orang lain menista orang lain," tukasnya. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Permudah Transaksi Mahasiswa Indonesia di Hong Kong, BNI Perluas Ekosistem Keuangan Digital
-
Digerebek di Denpasar, Pria Ini Simpan Ekstasi dan 5 Senpi Rakitan di Ruang Tamu
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Vietnam: Mitchell Baker Juru Gedor, Thom Haye Kunci
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya