/
Selasa, 18 Oktober 2022 | 12:05 WIB
Mahfud MD dan Rocky Gerung saat berdiskusi tentang politik. (Istimewa)

Suara Denpasar - Pemilu di Indonesia memang masih 2 tahun lagi, namun persiapan sudah mulai dilakukan oleh penyelenggara. Wacana politik pun mulai bertebaran. Ada yang optimis pemilu terselenggara dengan baik, ada pula yang pesimis.

Rocky Gerung, seorang filsuf, akademisi dan intelektual publik saat mewawancarai Mahfud MD selaku Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia di kanal YouTube miliknya, RGTV channel ID mengaku pesimis Pemilu 2024 akan berjalan sesuai undang-undang.

Rocky melihat ada kegagalan secara substansi karena rendahnya IQ warga di Indonesia membuat politik uang itu masih berpotensi tinggi dalam merusak pesta Demokrasi di Indonesia.

"Pengamat Internasional menunjukan bahwa Indonesia potensi mengalami pemburukan IQ. IQ kita di nasional itu nomor 30 di Asia, di Dunia nomor 130, jadi tetap kita nilai bahwa yang akan ikut pemilu ialah mereka yang mudah dibujuk dengan uang itu," kata Rocky dalam YouTube-nya yang di upload Senin (17/10/2022).

Untuk itu, lelaki kelahiran Manado 63 tahun silam ini mengaku pesimis pada Pemilu 2024 yang akan datang ini berjalan dengan cita-cita bangsa Indonesia ini. Rocky sebagai akademisi pun berpikir secara rasional dengan situasi yang terjadi saat ini. 

"Itu yang saya anggap saya pesimis, karena kercedasan kita sama sekali rendah," tegasnya.

Menanggapi hal itu, Mahfud MD pun sepakat dengan apa yang disampaikan Rocky Gerung. Baginya, Pemilu 2024 nanti, politik uang masih akan terjadi, sehingga pemerintah sebagai penyelenggara Pemilu akan melakukan antisipasi sedini mungkin dengan berbagai upaya yang akan dilakukan.

"Kalau itu iya (politik uang ke rakyat), bahwa pemilu akan diikuti oleh rakyat yang banyak bisa dibujuk oleh uang," katanya menimpali pendapat Rocky Gerung dalam diskusi tatap muka antar keduanya itu.

Namun Mahfud MD tetap optimis jika pemilu tidak akan gagal. Ia masih percaya Pemilu masih tetap berjalan sesuai dengan tanggal yang sudah ditetapkan nanti, yakni pada 14 February 2024.

Baca Juga: Dituding Bapak Politik Identitas, Anies Baswedan Resmikan Gedung di Pura Aditya Jakarta, Ini Jasanya untuk Umat Hindu

"Kalau kalender 2024 saya optimis pemilu jalan, tapi kalau masih akan terjadi politik uang dan sebagainya saya pikir itu akan sulit dihindari," tegasnya. (*)

Load More