/
Kamis, 27 Oktober 2022 | 12:05 WIB
Mas Menteri Disuapi Sate Maranggi oleh Bu Yetty, Bupati Ambu Anne Tampak Tersenyum (Antara)

Suara Denpasar - Belum lama ini Mas Menteri Sandiaga Uno mengunjungi Kabupaten Purwakarta. Dalam salah satu momen kunjungan itu, Sandiaga yang merupakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif disuapi oleh Ibu Yetty, pemilik rumah makan sate Maranggi terkenal di daerah itu. Melihat itu, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika hanya tersenyum.

Momen tersebut dibagikan akun isntagram resmi @kemenparekraf.ri pada Senin (24/10/2022). Kunjungan itu merupakan bagian dari pengembangan kabupaten dan kota kreatif di Indonesia.

Saat itu, Sandiaga menjadi peserta masak Sate Maranggi, khas Purwakarta. Saat sudah selesai, dia disuapi oleh Yetty yang tampil sebagai juri.

Sebagaiman diketahui, Purwakarta menjadi lokasi pelaksanaan malam puncak lokakarya pengembangan usaha kreatif yang berlangsung sepanjang tahun 2022 ini.

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika berharap program ini bisa  menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

"Alhamdulillah, masyarakat, khususnya para pelaku UMKM sangat antusias menyambut kehadiran program ini di Purwakarta," kata bupati, di Purwakarta, Minggu (23/10/2022).

Program Workshop KaTa Kreatif, kata dia, merupakan sebuah program pengembangan sektor ekonomi kreatif agar bisa pelaku usaha untuk adaptasi teknologi, inovasi pemasaran maupun berkolaborasi dalam penjualan.

Program ini merupakan upaya pemerintah dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif di kabupaten/kota yang sejalan dengan prinsip kebijakan tepat sasaran, tepat waktu, tepat manfaat, serta memahami kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Sandiaga Uno menyebutkan kalau ekonomi kreatif di Purwakarta memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan.

Baca Juga: Panggil 'Sayang', Netizen Dibuat Baper dengan Kelakuan Ayu Ting Ting dan Boy William Waktu Main Bareng, Mulai Serius?

Dia mengatakan saat ini UMKM juga telah dimudahkan dengan platform E Catalog dan E Commerce, sehingga hal tersebut tidak akan mengganggu kegiatan emak-emak di rumah.

"Di sini kami memberikan pelatihan tentang digital marketing, bagaimana menjual di era digitalisasi melalui pendekatan kemasan maupun juga pola-pola konten kreatif yang diminati oleh pasar," kata dia.

Menurutnya saat ini dimudahkan dengan konsep produk yang masuk kedalam E Catalog.

Dia juga mengatakan dengan keterbatasan kemampuan digitalisasi dan pembiayaan menjadi sebuah tantangan bagi pelaku bisnis.

 Sandiaga memberikan solusi dengan menawarkan program Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) di Purwakarta.

Siti Masitoh, salah satu peserta mengungkapkan dengan adanya pelatihan tersebut dirinya menjadi lebih terbuka dalam dunia marketing digital dan kolaborasi produk.

Dirinya mengaku jika pelatihan tersebut diselenggarakan kembali, maka ia akan mengikuti untuk meningkatkan produknya agar lebih dikenal masyarakat luas.

Load More