Suara Denpasar - KRU BRI atau kredit usaha rakyat merupakan program prioritas pemerintah dalam mendukung UMKM, terutama dalam hal permodalan. Untuk itu, UMKM wajib mencatat syarat dan brosur tabel angsuran KUR BRI terbaru 2022.
BRI mempunyai produk KUR Mikro BRI yang bisa cair hingga Rp50 juta. Asalkan, semua syarat terpenuhi untuk mengajukannya.
Jika semua syarat terpenuhi maka pihak bank akan menerima pengajuan pinjaman. Adapun pengajuan pinjaman KUR BRI 2022 juga tak sulit.
Dikutip dari laman resmi BRI, syarat terbarunya masih sama dengan yang sebelumnya. Untuk lebih lengkapnya berikut adalah syarat KUR BRI 2022 terbaru.
1. Syarat pertama iaitu kamu harus memiliki usaha yang produktif dan dianggap layak
2. Kedua adalah usaha yang kamu jalankan sudah aktif minimal enam bulan terakhir
3. Berikutnya yang terpenting adalah tidak sedang menerima kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan, Kartu Kredit
Jika tiga syarat di atas terpenuhi, maka kamu harus menyiapkan kartu identitas berupa KTP, Kartu Keluarga (KK), dan surat ijin usaha.
Untuk diketahui, pengajuan KUR BRI mudah jika semua persyaratan dan kriteria dipenuhi calon debitur.
Baca Juga: Setelah Minta Jangan Bergaya Hidup Mewah, Kini Kapolri Ingatkan Anak Buahnya Jangan Ghosting Pelapor
Tabel Angsuran KUR BRI 2022
Di atas adalah tabel angsuran KUR BRI 2022 terbaru. Misalnya, jika kamu meminjam Rp10 juta untuk lama pinjaman selama satu tahun, maka kamu wajib membayar sebesar Rp860 ribu setiap bulannya.
Begitu seterusnya, jika 18 bulan, maka jumlah yang harus dibayar sebesar Rp582.317 setiap bulannya.
Adapun untuk dua tahun atau 24 bulan, jumlah angsuran yang harus dibayarkan sebesar Rp443.206 dan untuk tiga tahun angsurannya sebesar Rp304.219.
Tips Cair KUR BRI 2022 Terbaru
Dikutip dari kanal YouTube ENR Project Review yang diunggah pada 10 Agustus 2022, ada sejumlah tips yang bisa kamu lakukan agar pinjaman disetujui.
1. Tips pertama yaitu jangan memberikan informasi salah atau yang tak benar kepada mantri. Sebab, mantri akan melakukan cek lingkungan untuk mengetahui pribadi calon peminjam. Jika informasi tak benar maka pengajuan kredit bisa ditolak.
2. Selain itu, kamu harus tahu bahwa mantri akan menanyakan karakter pribadi dari peminjam kepada lingkungan sekitar, seperti bagaimana kehidupan keungan apakah banyak mempunyai pinjaman perorangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Polda Jatim Petakan Kerawanan Telaga Sarangan, Parkir hingga Bekas Longsor Jadi Perhatian
-
Sang Putra Ikuti Jejaknya Berkarier Jadi Aktor, Begini Reaksi Mark Ruffalo
-
MPV Listrik Maxus Mifa 7 Melantai di GIIAS 2026 Tawarkan Jarak Tempuh 570 Kilometer
-
Hemat Bensin Gak Pakai Mahal, Ini Pilihan Motor Bekas Irit, Suku Cadang Melimpah Mentok 5 Jutaan
-
Skin Tint Esqa untuk Apa? Ini Kandungan, Manfaat, dan Pilihan Warnanya
-
Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar
-
274 BUMN Sudah Dipangkas, Pemerintah Bongkar Ratusan Perusahaan Pelat Merah
-
Gibran di Gayo Lues: Kondisi Alamnya Begini, Normalisasi Sungai Itu Lebih Mahal dari Bikin Jembatan
-
Budget Mepet? Ini 4 Pilihan Motor Bekas 3 Jutaan yang Bandel dan Irit untuk Harian
-
Menko Airlangga Hartarto Pantau SUV Hybrid JETOUR T2 i-DM di GIIAS 2026