Suara Denpasar - Kabar ditahannya Nikita Mirzani, sosok artis cantik sensasional itu kini masih menjadi perbincangan publik.
Pasalnya, Nikita dipolisikan oleh Dito Mahendra atas kasus dugaan pencemaran nama baik dan melanggar UU ITE.
Sebelum dilakukan penahanan terhadap Nikita Mirzani, ia sempat mengatakan alasan dirinya speak up dan berujung dibui Dito Mahendra.
"Kenapa gua speak up banget, karena kenapa sih setiap kasus yang selalu bersangkutan dengan orang sederhana, bisa dibilang miskin gitu, kok jalannya lama banget," ujar Nikita dilansir dari akun TikTok @Dadangben.
Menurutnya, kasus ketika menyangkut nama Nikita Mirzani maka diproses secara cepat.
"Ketika menyangkut nama Nikita Mirzani nggak butuh satu bulan gua bisa dijadiin tersangka di Polres Serang Banten," sambungnya.
Wanita yang akrab disapa Nyai itu juga mengaku bahwa sebelumnya ada proses penjemputan hingga penggeledahan di rumahnya.
"Ada penjemputan, ada penggeledahan, gua dibikin sebagai teroris dan dipermalukan seluruh Indonesia," lanjutnya.
Ia pun mengaku sudah biasa dengan adanya hal tersebut yang membuatnya malu.
"Untung gua udah biasa dimalu-maluin ya kan," kata Nikita.
Lebih lanjut, ibu 3 anak itu meminta kepada kepolisian untuk memperhatkan juga kasus-kasus orang kecil.
"Jadi buat gua bukan menjadi satu yang bagaimana banget gitu, cuman tolong diperhatikan juga ini kenapa ini jadinya di DM gua tuh banyak, pada bilang udah ngelapor ke polisi udah sekian taun tapi belum ada prosesnya juga," tukasnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
-
Kemenag Sudah Cairkan Insentif Tahap II untuk Guru PAI Non ASN dan Non Sertifikasi
-
Dugaan Mark Up Proyek MBG, Kejagung Amankan 17.600 Unit Motor Listrik dan Segel Dua Gudang
-
Program Mangrove NHM di Kao Berhasil Pulihkan Kawasan Pesisir dan Tingkatkan Ketahanan Lingkungan
-
GAPKI: Jika Danantara Pegang Ekspor Sawit, Kewajiban Minyakita Bisa Dialihkan
-
5 HP dengan Baterai 6000 mAh Cuma Rp1 Jutaan, Awet Seharian Tanpa Khawatir Lowbat
-
Lansia Dikira Tertidur di Lantai Atas Masjid Metro, Saat Dibangunkan Ternyata Sudah Tiada
-
Musim Libur Sekolah, Pertamina Pastikan Stok BBM di SPBU Jateng dan DIY Aman
-
Timnas Swiss Cerah di Piala Dunia 2026 Gara-gara Gol Tak Terduga Johan Manzambi
-
Inflasi Pangan Mengintai? Harga Beras dan Cabai Rawit Kembali Merangkak Naik