Suara Denpasar- Bupati Anne Ratna seolah memberikan jawaban atas keluhan adanya tumpukan sampah yang diunggah oleh Dedi Mulyadi atau yang biasa disapa Kang Dedi.
Pemkab Purwakarta saat ini masih terus menjalankan program pengelolaan sampah yang sudah lama berlangsung.
Selain itu program pengelolaan sampah secara mandiri kini juga terus digencarkan agar masyarakat turut bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan.
Program itu kini terus digemakan dengan program dari Bupati Anne yakni penanganan sampah secara mandiri.
Melalui laman resmi Pemkab Purwakarta, Dinas Lingkungan Hidup terus mendorong setiap desa untuk memiliki tempat pengelolaan sampah secara mandiri agar pengelolaan lingkungan di desa lebih tertata.
Unggahan ini diterbitkan di laman Pemkab pada Sabtu (29/10) pagi ini atau selang dua hari setelah Kang Dedi memviralkan tumpukan sampah di akun youtube dan akun instagramnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta Deden Guntari menjelaskan, terkait pengelolaan sampah di Kabupaten Purwakarta, selain dari meningkatkan pelayanan persampahan, sampai saat ini pihaknya terus mensosialisasikan tentang program penanganan sampah mandiri di masing-masing desa.
“Tentang pengelolaan sampah di Kabupaten Purwakarta selain dari meningkatkan pelayanan persampahan sampai, karena pelayanan ini sekarang harus sudah dimulai dari pemilahan sampah, dan program bupati yang sedang menggemakan pengelolaan sampah mandiri," kata Deden.
Pihaknya sedang mensosialisasikan tentang program penanganan sampah mandiri di masing-masing desa.
Baca Juga: Dulu Aksi Kang Dedi Mulyadi Dianggap Pencitraan, Kini Bupati Ambu Anne Tuai Masalah
Kata dia ditingkatkannya sosialisasi karena harus mulai kelihatan bagaimana gerakan masyarakat dalam pengelolaan sampah mandiri melalui pemilahan sampah.
Sejumlah program soal penanganan sampah juga sudah dilakukan, seperti misalnya program citarum harum.
Program tersebut sudah banyak tersebar, dengan harapan pengelolaan sampah sudah bisa ditanggulangi sejak dari hulu sampai hilir. ***
Berita Terkait
-
Populer, Lolly Angkat Bicara soal Muka Dua Nikita Mirzani hingga Anne Ratna Bawa-bawa Urusan Syariat dalam Gugat Cerai Kang Dedi Mulyadi
-
Nyaris Adu Jotos, Kang Dedi Mulyadi Cekcok dengan Pengelola Tempat Limbah, sampai Bawa-bawa Nama Purwakarta
-
Populer: Karyawan Lesti Kejora dan Rizky Billar Mendadak Pamit hingga Hak Ambu Anne Menurut Syariat Islam
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Apa Itu Merkuri, Hidrokinon, Asam Retinoat, dan Deksametason? Ini Bahayanya untuk Kulit
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
6 Lipstik Murah yang Cocok untuk Bibir Kering, Harga Mulai Rp17 Ribuan
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Bagaimana Cara Cek Skincare BPOM? Ini Langkah Mudah dan Daftar 11 Produk yang Ditarik
-
Diary Seorang Digital Slaves: Saat Notifikasi Lebih Mengatur Saya daripada Alarm
-
6 Rekomendasi BB Cream untuk Usia 40 Tahun ke Atas dari Brand Lokal
-
Lo Lagi Lo Lagi! Plot Twist Formasi Anyar Hellcrust
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi