Suara Denpasar- Kang Dedi Mulyadi mendatangi sosok pria yang disebut-sebut sampai pernah menikah sebanyak 88 kali.
Sosok pria ini biasa disebut dengan nama Kaan yang kini sudah berusia sekitar 61 tahun.
Kaan ini sosok pria yang cukup legendaris di kalangan warga sekitar, ini karena dia pernah menikah puluhan kali.
Kang Dedi Mulyadi yang kini menjadi wakil Ketua Komisi IV DPR RI ini sampai mendatangi rumah Kaan yang berada di tepi sawah.
Dalam pengakuannya pria ini mengaku jika sebelumnya pernah dihina karena dianggap tidak memiliki apa-apa.
Dia akhirnya bertapa di sebuah tempat sampai tiga hari tiga malam dan kemudian disebut memiliki ilmu pengasihan atau ilmu pelet kepada lawan jenis.
"Pulang dijemput kakek, terus pulang kampung, terus jadi ilmunya, baru dilihat (perempuan) saja di jalan sudah suka (perempuannya)," kata Kaan menceritakan masa lalunya kepada Kang Dedi Mulyadi dikutip dari unggahan youtube Kang Dedi Mulyadi Chanel, Senin (31/10).
Kang Dedi Mulyadi yang kini tengah digugat cerai Anne Ratna lalu bertanya soal pengalaman pria ini paling singkat berapa lama selama menikah.
Ini karena meski sudah menikah puluhan kali, namun kini Kaan yang asal Majalengka ini hanya menyisakan satu istri saja dan hendak bertambah jadi dua orang.
"Paling sebentar satu minggu, paling lama 24 tahun," ungakpanya.
Sementara itu selama 88 kali menikah, paling banyak pernah memliki istri yang bisa bertahan dalam waktu bersamaan sebanyak lima istri.
"Pernah sampai bareng-bareng sampai 5 istri, dua istri satu rumah, semua akur, tapi pernah juga gak punya istri sama sekali, semua diceraian," ulasnya.
Selama puluhan kali menikah ini istrinya berasal dari berbagai daerah, ada dari Sumatra, namun kebanyakan Jawa Barat seperti Tasikmalaya, Sumedang, Ciamis, Majalengka.
Istri yang pernah dia nikahi paling muda 14 tahun, istri yang paling tua 64 tahun dan untuk yang 64 tahun kini menjadi istrinya sampai hari ini.
Kang Dedi Mulyadi mengatakan semua yang dilakukan oleh Kaan ini bisa dijadikan pelajaran bagi yang lain, dan tidak perlu ditanggapi terlalu serius.
Terlebih saat ini istri Kaan juga hanya satu orang. ***
Berita Terkait
-
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika Diduga Pakai Mobil Plat Palsu, Saat Gugat Cerai Kang Dedi Mulyadi
-
Terungkap Alasan Dedi Mulyadi Tak Mengenakan Ikat Kepala saat Hadiri Sidang Mediasi Perceraian
-
Kang Dedi Mulyadi Robohkan Warung Para Petambang, Beri Pesan untuk Pemerintah, 'Ini Tugas Anda, Bukan Saya'
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Prabowo Usulkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Diaspora
-
Serum Malam Wardah yang Ampuh Tenangkan Kulit Berjerawat, Lengkap dengan Review Pengguna
-
7 HP Murah Layar Refresh Rate 120 Hz, Scrolling Mulus dan Fitur Lengkap
-
Tak Mau Sia-siakan Talenta, Diaspora Diizinkan Miliki Double Paspor
-
Skandal Suap Bupati Ponorogo: Sugiri Sancoko Dijatuhi Hukuman 6,5 Tahun Penjara
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong
-
Semarak HUT ke-81 RI, Bandara Kualanamu Gelar Kegiatan Kemerdekaan hingga Simfoni Nusantara
-
Nyoman Nadiana dan Perjuangan Menghidupkan Desa Les untuk Masa Depan
-
3 Pemain Singapura Paling Bahaya: Statistik Bicara, Timnas Indonesia Wajib Waspada
-
Tak Lagi Pakai Diesel, Listrik di Desa Akan Bersumber dari PLTS