SuaraBandungBarat.id - Kabar perceraian anggota DPR RI, Kang Dedi Mulyadi dengan Istrinya Bupati Surakarta Anne Ratna Mustika menjadi sorotan publik.
Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika dikabarkan telah menghadiri sidang mediasi gugatan cerai di Pengadilan Agama Kabupaten Purwakarta pada, Kamis (27/10/2022) lalu.
Momen ketika Dedi Mulyadi datang ke Pengadilan Agama dan bertemu dengan Anne Ratna Mustika ramai beredar di media sosial.
Pada satu momen, Dedi Mulyadi menyebutkan selama dia menjadi Bupati tidak pernah menggugat cerai, namun kini ketika dirinya tidak menjabat justru digugat.“Saya pernah jadi wakil bupati lima tahun, jadi bupati sepuluh tahun. Selama menjabat itu saya tidak pernah gugat cerai. Tapi begitu saya tidak jadi bupati, istri jadi bupati, saya digugat cerai,” ungkap Dedi Mulyadi pada, Kamis (27/10/2022).
Selain itu, pada saat memghadiri sidang mediasi perceraian, penampilan Dedi Mulyadi tak luput dari sorotan publik.
Penampilan Dedi Mulyadi tampak berbeda dari hari-hari biasanya, kali itu ia diketahui tidak memgenakan ikat kepala yang sudah menjadi ciri khas penampilan dirinya.
Baru-baru ini Dedi Mulyadi melalui kanal YouTubenya membeberkan alasan kenapa ia tidak mengenakan ikat kepala saat mendatangi PA Kabupaten Surakarta.
Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa orang sunda memilik filosofi yang kurang lebih berbunyi “cing caringcing pageuh kancing, set saringset pageuh iket”
Dedi kemudian menjelaskan arti dan makna dari filosofi dimana ikat merupakan simbol kehormatan laki-laki, sedangkan kancing merupakan simbol kehormatan bagi seorang perempuan.
Baca Juga: Mantan Dokter PSIS Semarang Berminat Jadi Dokter Timnas Indonesia
Sebagai kehormatan seorang perempuan, kancuing harus diikatkan dengan pegeuh atau erat.
“Kalau kancingnya lepas, itu tanda sudah hilangnya kehormatan diri. Karena kancingnya sudah lepas,” papar Dedi Mulyadi.
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi Menerangkan terkait dengan ikat kepala, dimana melambangkan kehormatan seorang laki-laki dan pemimpin.
Ia menjelaskan kenapa ia melepas ikat kepalanya saat hadir ke sudang mediasi yang juga dihadiri oleh Ambu Anne.
Dedi Mukyadi menegaskan bahwa tempat dia menghadiri sidang mediasi tidak melambaangkan kehormatan seorang laki-laki.
“Karena bagi saya tempat itu bukan tempat yang melambangkan kehormatan. Tempat itu bukan tempat yang melambangkan tentang maskulin,” paparnya.
Ia menyebutkan saat menghadiri sidang mediasi tersebut dia merasa bukan lagi seorang pemimpin.
“Saya orang yang sudah tidak memiliki mahkota. Saya menjadi orang yang kehilangan segalanya,” tutur Dedi Mulyadi.(*)
Sumber: Youtube Dedi Mulyadi
Berita Terkait
-
Tidak Pakai Iket Kepala Saat Menghadiri Sidang Cerai, Dedi Mulyadi Sebut Sudah Tidak Lagi Memiliki Kehormatan
-
Tetiba Dedi Mulyadi Bicara Keluarga Kami Lagi Mendapat Ujian
-
Bupati Purwakarta Yakin Cerai, Sebut Dedi Mulyadi Langgar Syariat Islam, Ini Kesalahan Suami dalam Islam
-
Nopol Mobil Bupati Purwakarta Palsu? Plat Nomornya Bener Tapi Polda Jabar akan Lakukan Ini Dulu
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
5 Peserta Tewas, Mengapa Latsarmil Tetap Lanjut? Istana: Manajer Koperasi Harus Segera Kerja
-
Daftar Kerabat Raffi Ahmad yang Kini Duduki Jabatan Publik, dari DPRD hingga BUMN
-
'Kita kan Banteng, Bukan Kerbau', Kelakar Elite PDIP Tanggapi Video Viral Jokowi di Lampung
-
Pembangunan SDM Jadi Prioritas, Pemerintah Perluas Layanan Kesehatan Gratis di Papua
-
Program Pemerintah B50 Diyakini Tak Terhambat Pasokan CPO
-
Bukan Bebas Tanpa Batas, Ini Penjelasan Istana Soal 'Academic Freedom' Versi Prabowo
-
Satresnarkoba Polresta Solo Ungkap 3,5 Kilogram Sabu, Terbesar Sepanjang Sejarah Berdiri
-
5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Wali Santri Desak Ponpes Ndholo Kusumo Dibuka Kembali, Kemenag Tegaskan Izin Pondok Tetap Dicabut
-
Mendagri Minta Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak El Nino