"Dengan itu kami selaku kuasa hukumnya meminta kepada saudari Nathalie Holscher untuk meminta maaf kepada klien kami, karena apa yang dilakukan sangat merugikan klien kami." Ucap Supri
Selanjutnya Gabriel yang juga kuasa hukum Wati memberi keterangan bahwa, permintaan Nathalie Holscher telah merugikan Wati karena Wati meurpakan tulang punggung keluarga.
"Tindakan saudari Holscher ini sudah merugikan klien kami, karena sampai saat ini klien kami tidak dapat bekerja di manapun, dan konotasi negatif dengan himbauan dan kata-kata hati-hati ini itu selalu berkonotasi negatif," katanya.
Ia menganggap himbauan dan kata hati-hati dari Nathalie Holscher memiliki konotasi negatif.
"Tidak ada kata hati-hati yang konotasinya positif. Hal tersebut sangat merugikan klien kami karena klien kami satu-satunya tulang punggung keluarganya." Ucap pengacara tersebut.
Pengacara lainnya Krisna Murti mengatakan untuk saat ini kliennya sedang berada di kampung untuk beristirahat. Krina menghubungi Wati lewat telepon seluler.
Dalam percakapan video call tersebut Wati menyerahkan semuanya kepada kuasa hukum.
"Saya lagi di kampung. Istirahat dulu nenangin badan dulu, nenangin pikiran dulu, pokoknya aku serahkan semuanya pada Om Krisna, pada kuasa hukum," ucap Wati dalam percakapan tersebut.
Kuasa hukum Wati meminta agar dalam waktu 3×24 jam Nathalie Holscher harus meminta maaf kepada Wati.(Askara)
Baca Juga: Ketua PSSI Curiga Pendemo yang Menuntutnya Mundur Ada yang Memobilisasi: Demo Butuh Modal
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?