Suara Denpasar - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menuding pendemo yang menuntutnya mundur ada yang memobilisasi atau menggerakkan. Tudingan itu dia sampaikan saat menjadi tamu di podcast Deddy Corbuzier yang diunggah pada Rabu 2 November 2022.
Dia mengatakan itu setelah mendapatkan pertanyaan mungkin atau tidak Presiden Joko Widodo memintanya mundur.
Menjawab itu, dia mengatakan Jokowi tak mungkin mengintervensi PSSI.
"Tidak mungkin seorang presiden meminta ketua PSSI mundur, itu kan beberapa kelompok yang sulit kita identifikasi," katanya dikutip Suara Denpasar.
Menurutnya demo yang terjadi tidak akan terjadi jika tidak ada yang memobilisasi. Sehingga demo tersebut menurutnya ada yang menyiapkan.
Demo, kata dia, membutuhkan modal besar.
"Masa ada demo besar-besaran, itu kalau ga ada yang mobillisiasi, ga mungkin lah. Itu ada yang menyiapkan. Demo butuh modal, baju sama," kata dia.
Dia melanjutkan untuk siapa pun yang ingin menjadi Ketua PSSI selanjutnya agar bersabar.
"Saya berharap sabar yang mau jadi ketum, sabar, nanti ada waktunya. Jangan dulu, lah ya.," kata dia.
"Ndag usah demo-demo gitu," ucapnya.
Dia melanjutkan saat ini PSSI memutuskan akan menggelar kongres luar biasa. Dia mengatakan sudah mengirim surat ke FIFA dan tinggal menunggu surat balasan.
"Sudah kirim surat ke FIFA, tinggal nunggu balasan," ucapnya.
Sebagaimana diketahui, sepak bola Indonesia berduga setelah terjadinya tragedi Knajuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.
Tragedi itu menewaskan 135 orang. Imbasnya, ketua PSSI disebut sebagai salah satu yang bertanggung jawab dan dituntut menanggalkan jabatannya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Hantaman Rudal Amerika Serikat Merusak Sumber Pangan Iran, Pabrik Tepung Ikan di Pulau Qeshm
-
Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?
-
Ironi Perlindungan Negara: Surat Kehilangan Lebih Dicari daripada Motornya
-
3 Zodiak yang Meraih Kesuksesan 16 Juli 2026, Peluang Emas di Depan Mata
-
Iran Bebaskan Warga Negara Amerika yang Ditahan Sejak 2024, Respon Donald Trump Bikin Kaget
-
Fakta Menarik Hasil Argentina vs Inggris di Piala Dunia 2026 Tadi Pagi
-
Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset
-
Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol
-
Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol
-
UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA