/
Rabu, 02 November 2022 | 20:22 WIB
Kang Dedi Mulyadi dan seorang ibu yang tinggal di tanah jasa marga, di Desa Cigelam, Purwakarta. (Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel)

Suara Denpasar – Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi atau Kang Dedi menghampiri warga yang tinggal di samping jalan tol Cipularang (Jakarta Cikampek II) di Desa Cigelam, Kecamatan Babakancikao, Purwakarta, Jabar. Dia menemukan keluarga yang kondisi ekonominya lumayan sulit. Mereka makan nasi cuma campur garam

Dalam video unggahan akun Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, terlihat Kang Dedi turun dari mobil dan berjalan menuju sebuah rumah sederhana. Keluarga ini mengaku pindahan dari Desa Cibinong, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta, dan menempati tanah milik Jasa Marga sejak tahun 2011.

"Wah ini udah pada masak belum," kata Kang Dedi saat masuk ke rumah warga tersebut.

"Belum, Pak," jawab ibu pemilik rumah.

Lebih lanjut, Kang Dedi melihat ada piring dan sisa nasi di atas meja. Lantas Kang Dedi menanyakan apakah makannya cuma nasi dan tidak ada lauk-pauknya.

"Iya sama ini aja, gak punya apa-apa, Pak," kata ibu tersebut.

Sang ibu bercerita, suaminya bekerja menjual pop ice di pasar malam. Karena musim hujan jadi penghasilannya tidak seberapa. Sudah dua minggu makan nasi cuma pakai lauk garam dan Masako.

"Kadang-kadang pakai garam, kadang-kadang pakai masako," ceritanya.

Mendengar itu Kang Dedi kaget. Ternyata, masih ada orang yang makan hanya lauk garam.

Baca Juga: Denise Chariesta Murka! Singgung Video Mbak Bulan di Masa Lalu, Senggol Luna Maya?

"Jadi zaman sekarang masih ada orang makan nasi sama garam? " tanya dia.

"Ya mau gimana lagi, kan malu dari pada minta-minta ke orang," jawabnya.

Kang Dedi Mulyadi mencoba mengulangi lagi pernyataannya karena seperti tidak percaya.

"Jadi zaman sekarang masih ada orang makan nasi cuma pakai garam," kata Kang Dedi berkali-kali sambil membuka magic com yang juga ada di atas meja.

"Masih, Pak," jawab si Ibu.

Kang Dedi diajak melihat setiap ruangan rumah itu, dari kamar mandi sampai dapur. Dia mengatakan kalau rumah itu harus bersih dan rapi biar bisa mendatangkan rezeki.

"Nanti bersihkan rumahnya biar rezekinya banyak, saya ngasih tahu begini karena saya juga orang miskin asalnya,” ucap Kang Dedi.

Kang Dedi berpesan kepada sang ibu untuk membereskan rumah. Dia pun berpesan akan datang kembali.

Mendapat penjelasan atas kondisi ekonomi keluarga ini, Kang Dedi merasa iba. Sebelum meninggalkan rumah tersebut dia mengambil dompet dan memberikan beberapa lembar uang pecahan Rp100 ribuan.

"Ini, ibu beli telur, beli beras, beli galon," kata Kang Dedi Mulyadi. (*/Aryo)

Load More