/
Kamis, 03 November 2022 | 14:45 WIB
Ambu Anne akhirnya bongkar alasan gugat cerai, tantang Dedi Mulyadi ngomong jujur. (Kolase Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika tampaknya sudah kehilangan kesabaran. Risih dengan pemberitaan mengenai dirinya di media sosial, ia pun akhirnya blak-blakan soal alasan gugat cerai Dedi Mulyadi

Wanita yang akrab disapa Ambu Anne ini pun mengungkap beberapa pemberitaan miring di luar sana yang terkesan menyudutkannya. Apalagi, Dedi Mulyadi juga sempat mengeluarkan celetukan soal dirinya yang digugat cerai usai Ambu Anne menjadi bupati Purwakarta.

Selama 19 tahun mengarungi biduk rumah tangga, Ambu Anne mengaku beberapa tahun terakhir Dedi Mulyadi telah melanggar syariat Islam dalam perannya sebagai seorang suami.

Dedi Mulyadi disebut telah meninggalkan kewajibannya untuk memberi nafkah lahir dan batin kepada istrinya, Ambu Anne. 

"Saya ingin Kang Dedi Mulyadi jujur sudah berapa tahun tidak memberikan nafkah lahir dan batin," katanya, seperti dikutip dari Suara Purwasuka, Kamis (3/11/2022).

Ambu Anne juga menampik tegas soal rumor yang menyebutkan dirinya menggugat cerai lantaran adanya pihak ketiga. 

Ia bahkan menantang siapapun yang menyebarkan rumor itu untuk memberikan bukti yang jelas. 

"Tunjukan siapa pihak ketiganya? Itu semua tidak benar alias hoax," tegasnya. 

Lebih jauh, wanita nomor satu di Purwakarta ini juga menyayangkan beberapa pihak yang mengartikan nafkah batin hanya soal urusan kasur.

Baca Juga: Kang Dedi Mulyadi Unggah Momen Lawas Sebelum Bersama Anne Ratna, 'Saat Rasa Tak Mampu Terungkap'

"Kebutuhan batin itu tidak melulu urusan ranjang, namun perlu seorang istri itu diberikan kenyamanan dan ketenangan hati agar seorang istri merasa dihargai oleh suaminya," bebernya. 

Berbeda dengan Ambu Anne, Dedi Mulyadi sendiri lebih memilih bungkam soal penyebab istrinya melayangkan gugatan cerai. 

Entah karena tidak tahu atau karena hal lain, Dedi Mulyadi justru seringkali memberikan kalimat-kalimat bernada sarkas.

"Kalau hatinya sembarangan diberikan pada orang, berbahaya itu nanti, apalagi kalau sudah berpindah ke lain hati," ujarnya dikutip Suara Denpasar dari YouTube KDM Channel. 

Dedi Mulyadi juga yang seolah-olah menggiring opini masyarakat bahwa Ambu Anne menggugat cerai dirinya setelah ia memperoleh kekuasaan sebagai bupati. 

"Saya pernah jadi wakil bupati lima tahun, jadi bupati sepuluh tahun. Selama menjabat itu saya tidak pernah gugat cerai. Tapi begitu saya tidak jadi bupati, istri jadi bupati, saya digugat cerai,” kata Dedi Mulyadi. 

Adapun sidang lanjutan keduanya akan dilaksanakan pada 8 November 2022 mendatang dengan metode kaukus di Pengadilan Agam Purwakarta.

Load More