Suara Denpasar - Polisi menjadikan Reza Shahrani alias Reza Paten dalam kasus robot trading Net89. Dia diduga menjadi pendiri atau founder robot trading tersebut.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan mengatakan penyidik sudah mengantongi alat bukti yang cukup untuk menjadikan crazy rich tersebut.
Akan tetapi, dia belum menjelaskan alat bukti yang dimaksud.
“Sudah jadi tersangka di Net89. Tentunya penyidik sudah bisa membuktikan adanya alat bukti yang sah terhadap tersangka Reza,” katanya dikutip dari PMJ News, Minggu (6/11/2022).
Dalam kasus itu, Reza Paten dijerat pasal berlapis.
Selain jadi tersangka, 150 rekening milik Reza Paten juga telah dibekukan aliran transaksinya oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
“150-an rekening (milik Reza Paten dibekukan) di lebih dari 25 bank,” kata Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana.
Dari ratusan rekening yang dibekukan terungkap perputaran uangnya nilainya besar, yang diperkirakan nilainya mencapai triliunan.
Reza dilaporkan 230 korban robot trading Net 89. Selain dia, sejumlah publik figur juga turut dilaporkan, termasuk Atta Halilintar.
Baca Juga: Deddy Corbuzier: Anjing Masuk Masjid, Gue Bangga Sama Islam
Bagaimana Nasib Atta Halilintar?
Hingga saat ini belum ada kabar terbaru terkait status hukum Atta Halilintar. Akan tetapi, suami Aurel Hermansyah itu sebelumnya menjelaskan bagaimana dia menerima uang dari Reza.
Saat itu, youtuber ini melelelang headband yang disebutnya sebagai barang bersejarah. Barang tersebut dibeli Reza dengan harga Rp2 miliar.
Menurut Atta, hasil lelang telah digunakan untuk pembangunan tempat penghafal Alquran dan membangun masjid.
"Jadi saya pada saar itu melakukan lelang barang bersejarah saya yg paling pertama (headband) dengan tujuan dana hasil lelang itu akan digunakan untuk membantu pembangunan tempat Penghafal ALQURAN dan juga membantu pembangunan MASJID," terangnya.
Atta Halilintar mengatakan saat lelang dirinya tak mungkin menanyakan satu per satu kepada mereka yang terlibat dari lelang itu terkait asal muasal uang yang mereka miliki. Apalagi itu adalah lelang terbuka.
"Banyak yang mengikuti lelang itu dan akhirnya ditutup dengan tanggal dan jam yang sudah di tentukan," tambah Atta Halilintar.
Dia juga membatah jika dirinya pernah ada di dalam lingkaran robot trading Net89.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga