Suara Denpasar - Usia baru 19 tahun dan sudah menikah. Tapi, bukan pengalaman manis yang didapat Sara Wijayanto.
Kali pertama menikah di usia muda wajahnya sampai bonyok dan penuh memar akibat menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.
Pengakuan mengejutkan Sarah Wijayanto itu diungkapkan dalam acara Okay Boss yang diasuh Raffi Ahmad.
"Benar Sara pernah mengalami kekerasan?" tanya Raffi dalam video YouTube yang dilihat denpasar.suara.com, Minggu (6/11/2022). "Ya, waktu itu usia aku masih muda, masih 19 tahun," jawabnya.
"Aku pernah waktu itu bangun, muka ini tuh ini aku tuh ungu, kayak semuanya itu, mata satu nggak bisa kebuka, bibirnya juga, pokoknya hancur, sampai separah itu.
Tapi aku masih dikasih hidup dan dikasih kesempatan untuk jadi manusia yang lebih baik lagi, jadi aku nggak mau menyia-nyiakan kesempatan itu," paparnya soal deritanya bersama pasangan sebelumnya.
Kekerasan dalam rumah tangga itu juga terjadi tak lepas dari usia muda dan memilih pasangan yang salah. Namun demikian, tidak semestinya KDRT terjadi jika memang menyayangi pasangan.
Dia juga mengaku tak pernah dendam terhadap pasangan masa lalunya. Dia juga berpesan kepada kaum hawa untuk menjadikan kisah hidupnya sebuah pelajaran.
Sebab, di awal saling mencintai dan akhirnya terjadi KDRT. "Cepet keluar dari situ, dia nggak sayang sama kamu, kalau orang sayang nggak akan nyakitin kamu," ingat dia. ***
Baca Juga: WOW! Neng Anne Tak Alergi Lagi Kata-kata Ambu, Tanda-tanda Rujuk dengan Kang Dedi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'