/
Senin, 07 November 2022 | 21:01 WIB
Kerugian akibat kebakaran Toko Cakra Tabanan capai miliaran, pemilik hampir terpanggang. (IST)

Suara Denpasar - Kerugian akibat kebakaran di Toko Cakra, Jalan Gajah Mada, Tabanan, Minggu malam (6/11/2022) mencapai miliaran. Sebab, kebakaran itu melalap habis barang di toko tiga lantai tersebut.

“Lantai tiga yang menjadi gudang, habis. Barang dagangan seperti ban, ludes,” ungkap Kasatpol PP Tabanan, I Gede Sukadana, Senin (7/11/2022).

Pihaknya pun memperkirakan kerugian mencapai Rp1 miliar. Sebab, toko serba ada ini berisi barang dagangan yang harganya bervariasi. Dari yang sangat murah hingga mahal seperti sepeda dan spare partnya.

Dia menjelaskan, petugas pemadam kebakaran sempat kewalahan sebab api cukup besar. Bahkan, dalam pemadaman ini juga mendapat bantuan dua unit mobil damkar dari Badung, selain lima unit mobil damkar Tabanan. Tak hanya itu, mobil water canon milik Polres Tabanan juga ikut dikerahkan.

“Petugas saat malam sekitar 30 kali melakukan pengisian air untuk pemadaman,” jelasnya.

Dia menjelaskan, mengenai sumber api diperkirakan dari lantaii tiga. Kemungkinannya ada dua, yakni dupa usai sembahyang atau korsleting listrik. Namun, pihaknya masih menunggu kepastian mengenai penyebab kebaran ini dari olah TKP.

Diketahui, peristiwa kebakaran ini berlangsung mulai sekitar Pukul 22.00 Wita. Ternyata, ketika api sudah membesar, pemilik toko, Alan Wijaya, dan keluarganya ada di dalam toko. Muhammad Kadafi yang meluhat ada asap dan api di lantai dua, langsung memberi tahu warga lain dan bersama-sama datang ke toko.

Warga menggedor pintu toko. Barulah sekitar 5 menit kemudian pemilik toko keluar dari pintu depan dan belakang.

“Pemilik toko sempat berusaha melakukan pemadaman api hingga mobil pemadam kebakaran Pemkab Tabanan tiba di lokasi,” jelas Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia, Senin (7/11). (Beritabali.com)

Baca Juga: Bejat! Ayah Perkosa Anak dan Keponakan Berkali-kali di Tabanan Bali: Maaf, Saya Khilaf

Load More