Suara Denpasar – Di tengah gugatan cerai Ambu Anne Ratna Mustika terhadap suaminya, Kang Dedi Mulyadi, tersebar video kala mereka masih romantis. Makan disuapi, sepatu diambilkan, cium tangan dan kening pula.
Memang, kisah hidup seseorang bisa berbalik seketika tanpa dikira. Seperti pasangan suami istri Kang Dedi Mulyadi dan Ambu Anne Ratna Mustika. Pasangan ini pernah terlihat romantis. Namun, kini jalan yang mereka lalui demikian terjal. Ambu Anne menggugat cerai Kang Dedi Mulyadi ke Pengadilan Agama Purwakarta.
Sebuah tayangan video dari Youtube Dulur Rahayu memperlihatkan ketika Kang Dedi yang berpeci hitam sedang duduk bersama Ambu Anne. Mereka sedang makan. Di tangan kiri masing-masing menyangga mangkuk. Pada tangan kanannya tergenggam sendok.
Sesaat kemudian, Kang Dedi menyerok makanan dari mangkok ke sendok. Ia menyuapi Ambu Andi yang berada di sebelah kirinya. Kemudin Kang Dedi tampak minum teh, Ambu anne melirik di sebelahnya.
Tak berhenti di sana, video itu berlanjut ketika Ambu Anne membawakan Kang Dedi sepatu. Ia memberikan sepasang sepatu kulit itu kepada Kang Dedi. Terlihat Kang Dedi duduk di teras rumah, dan memasangkan ke kakinya.
Memungkasi video pendek ini, Kang Dedi berdiri. Ia mengulurkan tangan ke istrinya. Ambu Anne meraih dan mencium tangan suaminya. Setelah itu, Kang Dedi mendekatkan diri ke wajah Ambu Anne, dan Ambu Anne mencium kening Kang Dedi. Kang Dedi pun berangkat. Pergi meninggalkan Ambu Anne.
Suasana ini tentu berbanding terbalik ketika Ambu Anne melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Purwakarta. Saat sidang ketiga, Kang Dedi Mulyadi hadir di pengadilan. Dia bertemu di sebuah ruang mediasi, dan bertemu dengan Ambu Anne yang duduk menghadap meja sambil memainkan HP-nya, tanpa menoleh ke Kang Dedi sedikit pun.
Ketika Kang Dedi mengulurkan tangan, mengajaknya berjabat, butuh waktu beberapa detik hingga Ambu Anne meraih tangan Kang Dedi. Mereka bersalaman biasa. Tidak ada ada cium tangan lagi sebagaimana masa-masa romantis pasangan yang menikah pada 2003 itu.
Dalam tayangan di kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, angota DPR RI ini menjelaskan mengapa dia mengulurkan tangan lebih dulu ke Ambu Anne Ratna. Dia mengatakan uluran tangan yang dilakukan membawa satu pesan bahwa ‘menghormati jauh lebih baik’ dari pada ‘selalu ingin dihormati’.
Baca Juga: Aku Rapopo, Full Senyum! Jebolan S3 Rusia Balik ke Indonesia Digaji Rp 1,8 Juta
“Kita mengulurkan tangan jauh lebih baik dibanding dengan selalu diberi uluran tangan, jadi tak akan rugi kita melakukan seuatu yang terhormat," kata Kang Dedi Mulyadi dalam video dengan judul “Kenapa Kang Dedi ke Pengadilan Naik Angkot-Merapikan Meja dan Menyalami?” dikutip pada Selasa (8/11/2022).
Tak berhenti di sana, dia juga mengatakan, mengulurkan tangan atau menyalami seseorang juga bagian dari adab atau tata krama dalam hidup.
”Tak ada ruginya kita selalu mengulurkan tangan pada siapapun, meskipun yang diulurkannya berat hati untuk menerimanya. Karena apa? karena sesuatu yang baik itu tidak akan pernah hilang," papar mantan bupati Purwakarta dua periode ini. (*)
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi dari Nol dengan Teh Sri Mulyawati: Modal Nikah dari Untung Jualan Beras, Bukan Instan Jadi Bupati
-
Sedih Bro! Gugatan Cerai Bikin Kang Dedi Hilang Kehormatan dan Maskulinitas
-
Cie Cie! Kang Dedi Sebut Desy Ratnasari Muda dan Enerjik
-
Hari Ini Sidang Cerai Ambu Anne, Kang Dedi Mulyadi Beri Sinyal Pasrah: Karena Allah
-
Cerita Kang Dedi Mulyadi Jualan Beras Modal Nikahi Istri Pertama, Pesanan 6 Ton Dibatalkan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
29 Kode Redeem FF 27 Februari 2026, Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Inkubator 3-in-1
-
Dividen TLKM Bakal Lebih Besar dari Tahun Lalu, Kapan Cair?
-
Pesta Gol 5-0 Persib Bandung Atas Madura United Jadi Modal Berharga Beckham Putra Tatap Gelar Juara
-
Kelebihan Mesin Mitsubishi Pajero Sport yang Tetap Kompetitif di Segmen SUV Ladder Frame
-
Lokasi Penukaran Uang Baru BI di Jawa Timur, Solusi Aman untuk THR-an
-
Terpopuler: 5 Pilihan Merek HP Awet, Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Agar Indonesia Maju dari Kekayaan Biodiversitas, Kepala BPOM: Kolaborasi Riset dan Dunia Usaha
-
Berapa Besaran Zakat Fitrah 2026? Begini Cara Menghitungnya