Suara Denpasar – Sejumlah perwakilan guru seluruh Indonesia mendadak menemui pengacara kondang Hotman Paris Hutapea di Kopi Johny atau Kwang Kopi di Kelapa Gading, Jakarta.
Kedatangan perwakilan guru yang lulus passing grade parioritas I pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) bukan tanpa alasan.
Ingin menyampaikan keluhan mereka ke Hotman Paris agar bisa aspirasi mereka ditersampaikan kepada Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Makarim. Karena ratusan ribu guru seluruh Indonesia meski telah lulus seleksi PPPK, sayangnya belum menerima SK dan lokasi penempatan hingga saat ini.
Dalam unggahan akun instagram, @hotmanparisofficial, Selasa (8/11/2022), tampak terlihat perwakilan guru membentangkan spanduk berwarna hijau bertuliskan. “Guru lulus passing grade pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja”.
Dalam spanduk tersebut juga bertuliskan “Segera tempatkan guru passing grade prioritas I, sejumlah 193.954 se Indonesia, tanpa tersisa di tahun ini…. !!!
Saat pertemuan guru seleksi PPPK dengan pengacara yang nyetrik dengan cincin berlian ditangan tersebut. Hotman Paris pun bertanya, apa yang ingin disampaikan dan kalian menuntut apa.
“Sejumlah guru langsung menjawab sebagai guru kami menuntut SK dan penempatan yang diberikan setelah lulus PPPK pak,” kata Guru kepada Bang Hotman Paris.
Hotman pun menyebut, para guru yang datang menemuinya tersebut perwakilan dari para guru ini dari daerah seluruh Indonesia. Ada sebanyak 193.954 lulus guru PPPK, tapi tidak diangkat dan belum terima SK. Ada guru yang bekerja sambilan jadi tukang ojek, dagang dan lainnya.
“Tolong bapak-bapak di DPR Komisi X dan III, ini guru jauh-jauh datang ke kopi Johny ketemu Hotman. DPR dimana ini hampir 200 ribu orang guru nih. Bahkan sekarang pak Nadiem Makarim belum menemui para guru ini sampai sekarang. Gimana ni,” tutur Hotman Paris.
Baca Juga: Mantap Ingin Cerai, Anne Ratna Mustika kepada Kang Dedi Mulyadi: Tidak Ada Ruang untuk Damai
“Bapak jokowi tolong dengar nasib guru ini,” sambungnya.
Usai pertemuan dengan Hotman Paris Tim Hotman 911 langsung mendampingi Guru-Guru dari berbagai daerah di Indonesia yang diterima oleh Pak Joko dan Pak Yusuf (Tenaga Ahli Utama Kedeputian 4 KSP) di Kantor Staf Kepresidenan siang ini.
Setelah paginya mengais keadilan di Hotman 911. Pihak Kantor Staf Kepresidenan menerima dan menampung semua keluhan dan aspirasi dari perwakilan guru, dan akan melakukan pengecekan data baik dari pusat sampai ke daerah, terkait data, formasi dan anggaran kasus guru. Juga akan mencari solusi mengenai guru-guru yang sudah terlanjur dikeluarkan dari sekolah swasta.
“Notulen resmi juga akan dikirimkan pihak Kantor Staf Kepresidenan,” tulis Hotman Paris.
Sekedar diketahui berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), ASN terbagi menjadi dua. Pertama adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan yang kedua adalah PPPK.
PPPK adalah singkatan dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Status antara PNS dan PPPK juga berbeda. Jenis kepegawaian ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK.
Di dalam Perpres tersebut, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang selanjutnya disingkat PPPK merupakan warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu, dalam rangka melaksanakan tugas jabatan pemerintahan.
Ringkasnya, PPPK merupakan pegawai kontrak yang direkrut oleh pemerintah dan ditugaskan untuk menjalankan tugas dan jabatan pemerintahan.
Pemerintah pusat telah melangsung seleksi PPPK untuk guru dan banyak tenaga pendidikan akhirnya statusnya menjadi pegawai pemerintah. ***
Tag
Berita Terkait
-
Populer: Hotman Paris Hapus Postingan soal Penahanan Nikita Mirzani hingga Kabar Anak Kedua Lesti Kejora dan Rizky Billar
-
Pantas Hotman Paris Sampai Hapus Postingan Soal Penahanan Nikita Mirzani, Ternyata Mengaku...
-
Adu Argumen Pendekar Hukum soal Nikita Mirzani, dari Hotman Paris sampai Prof Henri Subiakto Dimentahkan Jaksa
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan
-
Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan