Suara Denpasar - Kang Dedi Mulyadi tampak berang kepada sebuah perusahaan pertanian di wilayah Desa Benteng, Kecamatan Campaka, Purwakarta. Hal tersebut terlihat di unggahan konten Youtubenya pada Jumat (11/11/2022) lalu.
Anggota DPR RI itu berang lantaran mengaku tanahnya diserobot. Hal itu membuatnya meminta Rp3 miliar untuk satu hektare tanah yang dipakai.
Ceritanta saat tiba di lokasi, eks Bupati Purwakarta itu langsung mencari penyelenggara dan bertanya tanah siapa yang digarap,
"Ini adalah tanah Pak Suteja," ungkap penyelenggara dikutip Suara Denpasar, Senin (14/11/2022).
Dedi menimpali bahwa kegiatan itu mengambil tanahnya sebagian. "Bukan haknya kok diambil,” kata Kang Dedi memasang tampang galak.
Mendengar ucapan itu, penyelenggara dibuat bingung. Dedi kemudian meminta kepala desa setempat dipanggil.
“Kalau garap tanah tuh lihat dulu dong batasannya. Jangan tanah punya orang diambil,” ucap Kang Dedi.
Kepala Desa Benteng Tuti Herlina Aulia pun datang. Kepada Aulia, Kang Dedi mengatakan proyek ini mengambil tanahnya sebagian.
Dedi bertanya apakah pihak desa ikut mengukur lalu mengatakan tanahnya seluas satu hektare diambil sebagain di proyek tersebut.
Baca Juga: Selain Boy William, Luna Maya Masuk Daftar Musuh Bebuyutan Ayu Ting Ting
"Lumayan dijual pakai kawin cukup tahu gak?” kata Kang Dedi.
Jawaban Dedi ditimpali Bu Kades dengan candaan apakah calonnya sudah ada.
“Sudah ada calonnya, Pak?” tanya balik Bu Kades.
Mendengar jawaban itu, Kang Dedi meminta Bu Kades serius.
“Kepala desa itu jangan ngurus lipstick ama bedak aja, Bu,” kata Kang Dedi.
Agung, penyelenggara program tersebut lantas datang dan menjelaskan pihaknya sudah melakukan pengukuran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati