Suara Denpasar - Proses gugatan cerai antara Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika masih terus bergulir.
Kini proses gugatan cerai itu telah sampai di tahap sidang mediasi keempat di Pengadilan Agama Purwakarta.
Di tengah proses itu, Dedi Mulyadi masih terus membuat konten-konten tentang kesehariannya di channel YouTube miliknya.
Baru-baru ini bahkan Kang Dedi mengungkapkan bahwa dirinya sudah siap hidup sendiri alias menduda secara tersirat.
Hal ini disampaikannya saat ia tengah menyiapkan iket kepalanya sembari menyambut pagi di teras rumahnya.
Berbekal segelas jus dan tiga butir telur rebus, Kang Dedi Mulyadi bercerita bahwa ia terbiasa menyiapkan segala keperluannya sendiri.
Ia bahkan tak pernah menyuruh istri untuk melayaninya. Selama bisa melakukan pekerjaan sendiri maka ia tidak akan meminta tolong orang lain.
"Saya tidak pernah memperlakukan istri kayak pembantu, disuruh sana disuruh sini, disuruh ambil sana ambil sini, siapin baju tidak pernah, saya selama mampu saya siapin sendiri, baju siapin sendiri, sepatu siapin sendiri, bila perlu setrikain sendiri, telur ceplok sendiri, bikin nasi goreng sendiri," ungkapnya.
Maka dari itu, Dedi Mulyadi pun terbiasa hidup sendiri tanpa dilayani oleh orang lain.
Baca Juga: Denise Chariesta Bakal Lawan Istri Sah RD, Niat Duel Kalau Sampai Dibuat Begini
Menurutnya, sikap hidup ini penting untuk dimiliki semua orang agar tindak terbiasa hidup terus dilayani.
"Sikap-sikap saya ini, mandiri itu karena ada satu hal dalam hidup saya (yang dipegang), saya tidak boleh membebani yang lain," kata Kang Dedi.
Kang Dedi pun mengungkap jika dirinya tak terbiasa dilayani orang lain, sehingga ia selalu siap jika sewaktu-waktu tidak memiliki orang lain untuk melayaninya.
"Karena kalau kita terlalu terbiasa dilayani, nanti ketika tidak ada orang yang melayani, kita bisa mengalami stress," terangnya.
Pernyataan Kang Dedi ini seolah menyiratkan bahwa ia telah siap seandainya gugatan cerai dari Ambu Anne akhirnya terjadi.
Kang Dedi sudah siap jika sewaktu-waktu dirinya harus hidup sendiri alias menduda tanpa seorang pendamping.
Ia sudah sejak lama memiliki pegangan berupa prinsip hidup mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
CEK FAKTA: BLT Desa 2026 Rp 300 Ribu per Bulan untuk Warga yang Belum Dapat Bantuan, Benarkah?
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup