Suara Denpasar - Kasus heboh kepemilikan sabu-sabu (SS) seberat 35,1 kilogram yang menjerat Anak Agung Gede Oka Panji, 49, berakhir dengan vonis super ringan.
Hakim PN Denpasar yang menyidangkan perkara tersebut diketuai Kony Hartanto menyatakan terdakwa Gung Panji terbukti bersalah melanggar Pasal 112 ayat (2) UU Narkotika. Vonis delapan tahun penjara dan Rp 4 miliar pun dijatuhkan.
Hukuman hakim ini lebih ringan dari tuntutan JPU Kejati Bali. Sebelumnya JPU Agus Sastrawan dkk menuntut Gung Panji 12 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar subsider satu tahun penjara. Meski demikian, terdakwa yang didampingi pengacaranya tidak langsung menerima putusan.
“Putusan ini menurut kami terlalu berat. Sebab, sesuai fakta persidangan, Gung Panji tidak terbukti menguasai barang bukti narkoba,” ujar Edward Pangkahila, pengacara terdakwa usai sidang kemarin (15/11).
Menurut Edward, berdasar penyidikan di Polda Bali hingga persidangan, narkoba yang ditemukan di dalam vila itu jelas-jelas milik Mr Apple dari Australia yang masih buron. “Atas putusan majelis hakim, kami pikir-pikir,” tukas Edward.
Setali tiga uang, JPU Kejati Bali juga menyatakan pikir-pikir. Dalam sidang sebelumnya terungkap, seseorang yang disebut Mr Apple asal Australia menyewa vila milik Gung Panji di wilayah Kerobokan, Kuta Utara, Badung. Setelah beberapa minggu menempati vila, Mr Apple pamit.
Dia mengatakan akan pergi dalam waktu beberapa pekan. Saat pergi itu menitip pesan agar kamarnya tidak dibuka. Namun, seminggu kemudian, saksi I Ketut Subagiastra (terdakwa berkas terpisah), membuka kamar untuk membersihkan.
Setelah itu Subagiastra melapor kepada Gung Panji, bahwa ada berbagai jenis narkoba di dalam kamar Mr Apple. Usai mendapat laporan, Gung Panji meminta Subagiastra membiarkan barang itu sampai Mr Apple kembali.
Namun, tanpa sepengetahuan terdakwa Gung Panji, saksi Subagiastra menjual narkoba dengan melibatkan saksi I Komang Suwana (terdakwa berkas terpisah).
Baca Juga: Kejati Bali Akhirnya Tahan Mantan Ketua LPD Sangeh
Setelah Subagiastra dan Suwana ditangkap, polisi kemudian menangkap Gung Panji sebagai pemilik vila. “Terdakwa Gung Panji tidak pernah menerima seperpun hasil dari penjualan narkotika,” kata Edward. Menurutnya pasal yang tepat untuk perbuatan terdakwa Gung Panji adalah Pasal 131 UU Narkotika. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat
-
SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit
-
Pertama Kalinya, SUNRISE dan SHAFT Umumkan Kolaborasi Produksi Anime Baru
-
Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat
-
Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket
-
4 Zodiak Ini Bakal Ketiban Hoki Besar pada 22 Juni 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
Tayang 12 Juli, Kyuhyun hingga Nucksal Jadi MC di The Psychopath I Met
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
5 Sepatu Lari Wanita Diadora yang Nyaman Dipakai, Harga Promo Mulai Rp349 Ribuan
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam