Suara Denpasar - Pengamat politik Rocky Gerung memberikan kritik pedas terhadap proyek Food Estate program pemerintahan Jokowi di Papua dan Kalimantan.
Mantan dosen Ilmu Filsafat Universitas Indosesia itu menilai dasar dari proyek Food Estate di Papua dan Kalimantan itu adalah ambisi dan arogansi Jokowi belaka.
"Dan kita bertanya di mana food-nya, sementara estatenya telah berubah menjadi penguasaan lahan oleh penguasa," ucap Rocky dikutip suaradepasar.com dari kanal youtube RGTV Channel ID, Jumat, (18/11/2022).
Dia menilai proyek food estate di Papua dan Kalimantan itu telah mengambil alih banyak lahan warga dan pohon-pohon yang tumbuh di lahan tersebut kemudian diambil oleh penguasa.
Kayu gelondongan, kata Rocky, berubah menjadi milik penguasa dan tidak satupun tanaman pangan tumbuh di bumi Kalimantan.
Sosok yang dikenal sebagai orang yang selalu beroposisi dengan pemerintah itu mengatakan, proyek food estate yang mangkrak itu tidak pernah dipertanggungjawabkan oleh Presiden Jokowi.
Rocky Gerung menyinggung food estate yang bertujuan menyediakan pangan untuk masyarakat itu dengan kasus satu keluarga yang diduga mati karena kelaparan di Kalideres, Jakarta Barat pada Kamis, 10 November 2022 lalu.
"Dan siapa yang bertanggung jawab atas empat orang keluarga yang tewas, meninggal karena kelaparan di jakarta barat. Food estate?" tanya dia.
Pria yang memiliki hobi mendaki gunung itu menilai, program industri trategis foot estate pemerintahan Jokowi itu hanya tinggal estate, ambisi dan arogansi penguasa, sedangkan food-nya tidak ada.
Baca Juga: Sadis! Suami Mutilasi Istri, Lalu Membakar dan Merebus Korban
"Food estate, tinggal estate, ambisi, arogansi penguasa," pungkas Rocky melalui video short di kanal youtube miliknya itu. (*/Aryo)
Berita Terkait
-
Terungkap Tanggapan Adem Iriana Jokowi usai Dihina Warganet
-
Usai Viral karena Berhasil Terobos Paspampres Presiden Jokowi, Wahyuni: Gak Tahu Kenapa Saya...
-
Aksi Nekat Perempuan Kebaya Putih Terobos Ring Satu Jokowi, Paspampres Kecolongan?
-
Video Viral Perempuan di Bali Terobos Rombongan Jokowi, Ditarik Paspampres
-
WAH! Jelang Pemilu Ribuan Orang Daftar Jadi Satrio Piningit
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gubernur Rudy Mas'ud Jawab Isu Pemberhentian PPPK di Tengah Efisiensi
-
Drama Menit Akhir! Pesta Juara Inter Milan Dicoreng Tim Degradasi Hellas Verona
-
Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik
-
Mengapa Komentar Presiden soal Rupiah dan Dolar Menyesatkan sekaligus Berbahaya?
-
Timnas Indonesia Panggil Pemain InggrisAustralia untuk TC Piala AFF U-19 2026
-
Vinicius Jr Jadi Penentu Kemenangan Real Madrid atas Sevilla, Aksi Egois Mbapp Tuai Sorotan
-
Perpisahan Emosional di Camp Nou: Barcelona Tekuk Real Betis, Lewandowski Ucapkan Selamat Tinggal!
-
Nggak Perlu Jastip, Produk Makanan Thailand Kini Bisa Didapat Lebih Mudah di Indonesia
-
Di Tengah Dinamika Gugatan terhadap Media di Sumsel, AJI Palembang Tekankan Pemahaman Sengketa Pers
-
Tren 'Clean Girl' 2026: 5 Sepatu Lari Putih Lokal yang Paling Estetik dan Minimalis