Suara Denpasar - Sosok Dedi Mulyadi, salah satu anggota DPR dan eks Bupati Purwakarta itu kini tengah menjalani proses perceraian antara dirinya dengan istrinya, Anne Ratna Mustika.
Sebelumnya, wanita yang akrab disapa Ambu Anne itu melayangkan gugatan perceraian kepada Dedi Mulyadi dengan alasan perihal agama yang sangat mendasar.
Kemudian, Bupati Purwakarta itu juga sempat menambahkan bahwa dirinya menggugat lantaran kerap kali tak diberi nafkah oleh lelaki yang biasa dipanggil Kang Dedi itu.
Sementara itu, Kang Dedi sempat mangkir dari panggilan pengadilan untuk proses perceraiannya itu sebanyak 2 kali berturut-turut.
Akan tetapi, dirinya mendatangi persidangan ketiga beserta dengan mediasi lainnya dengan Ambu Anne.
Usai melakukan mediasi, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa ia juga membayar pajak hingga listrik dengan jumlah mencapai Rp20 juta.
"Bayar pajak, bayar listrik tiap bulannya mencapai 20 juta itu bayar listriknya tiap bulan, itu saya yang bayar, gitu lho," ungkapnya.
Tak sampai disitu, Dedi Mulyadi juga mengaku bahwa dirinya tengah mempersiapkan aset-aset untuk anaknya di masa depan.
"Urusan lain termasuk menyiapkan aset-aset untuk anak saya di masa depan," sambungnya.
Baca Juga: Gempa Terkini di Kupang, Satu Rumah Ambruk Rata dengan Tanah
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa banyak warga Purwakarta yang sedang dirumahkan.
"Yang harus kita pikirkan hari ini ada warga Purwakarta yang dirumahkan, jumlahnya ribuan, istri-istrinya sampai jualan kopi di pinggir jalan," paparnya.
Kang Dedi memberikan pesan dan menyinggung perbedaan antara rakyat dengan sosok pemimpin.
"Yang harus kita pikirkan adalah itu, karena pemimpin itu sudah tidak boleh lagi memikirkan dirinya," katanya.
Ia pun mengungkap bahwa hal tersebutlah yang menjadi pembeda antara rakyat dengan pemimpin.
"Pemimpin itu ditugaskan untuk memikirkan orang lain, itu bedanya pemimpin dengan rakyat," pungkasnya.
Sampai kini masih belum ada informasi lebih lanjut terkait proses perceraian antara Kang Dedi dengan istrinya, Ambu Anne.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup