/
Senin, 21 November 2022 | 16:06 WIB
Kang Dedi Mulyadi saat jalan-jalan dengan sang putri dan baper Gara-gara nanas. (YouTube KDM Channel)

Suara Denpasar - Kang Dedi Mulyadi tampaknya tengah berbahagia menghabiskan akhir pekan dengan sang bungsu, Ni Hyang

Selain menikmati waktu di rumahnya, Kang Dedi juga mengajak Ni Hyang untuk berjalan-jalan.

Di tengah jalan, Mobil Kang Dedi sempat berhenti di depan pedagang buah nanas. Tampaknya ia ingin membeli beberapa buah nanas untuk dinikmati. 

Masih di dalam mobil, Dedi Mulyadi lantas berbincang dengan wanita penjual nanas. Keduanya sempat adu argumen mengenai rasa asam buah nanas tersebut. 

Si pedagang sedari awal menjajakan nanasnya dan mengatakan bahwa buah nanasnya manis. Namun ketika Dedi Mulyadi mencicipinya tak ada buah nanas yang manis. 

Dedi Mulyadi tampak keukeuh ingin membeli buah nanas yang manis. Akhirnya si penjual pun merekomendasikan buah nanas madu yang terkenal memiliki citarasa manis. 

Tak disangka, rekomendasi pedagang nanas tersebut justru membuat Dedi Mulyadi baper.

Ia justru menyangkut-pautkan buah nanas madu itu dengan nasib dirinya dan istrinya, Ambu Anne

Ia justru salah fokus dengan kata 'madu' yang disandingkannya dengan nasib memiliki satu istri namun hampir hilang karena ia digugat cerai. 

Baca Juga: Ronaldo Petama Kali Bicara di Publik Setelah Ancaman Dipecat dari Manchester United: Saya Bicara, Ketika Saya Mau

"Boro-boro madu, satu saja hilang. Boro-boro ngemadu, satu saja ruwet,” ucapnya sambil bercanda.

Si penjual nanas dan para kru pun tertawa mendengar canda Dedi Mulyadi itu. 

Dedi Mulyadi pun lantas mencoba mencicipi nanas madu yang direkomendasikan oleh sang penjual. Namun nihil, semuanya masih terasa masam dan tak ada yang manis. 

Mendapati hal itu, si penjual nanas pun berargumen bahwa ia perlu sedikit berbohong untuk berjualan agar nanasnya laku. 

"Kalau dagang jujur, enggak laku,” ucapnya tanpa merasa bersalah. 

Dedi Mulyadi yang sedikit tersentak pun akhirnya memprotes cara si penjual dalam berdagang. 

"Kalau menurut saya dengan jujur pembeli nantinya akan datang lagi, Ibu enggak boleh pernyataanya itu, dagang harus jujur,” sergahnya. 

Sebelum pergi, Dedi Mulyadi pun memberikan sedikit nasehat agar si penjual mengubah kebiasaan berbohongnya dalam berjualan. 

Ia lantas pergi setelah memberi sejumlah uang tanpa mengambil buah nanas dari si penjual. 

Load More