Suara Denpasar - Kang Dedi Mulyadi tampaknya tengah berbahagia menghabiskan akhir pekan dengan sang bungsu, Ni Hyang.
Selain menikmati waktu di rumahnya, Kang Dedi juga mengajak Ni Hyang untuk berjalan-jalan.
Di tengah jalan, Mobil Kang Dedi sempat berhenti di depan pedagang buah nanas. Tampaknya ia ingin membeli beberapa buah nanas untuk dinikmati.
Masih di dalam mobil, Dedi Mulyadi lantas berbincang dengan wanita penjual nanas. Keduanya sempat adu argumen mengenai rasa asam buah nanas tersebut.
Si pedagang sedari awal menjajakan nanasnya dan mengatakan bahwa buah nanasnya manis. Namun ketika Dedi Mulyadi mencicipinya tak ada buah nanas yang manis.
Dedi Mulyadi tampak keukeuh ingin membeli buah nanas yang manis. Akhirnya si penjual pun merekomendasikan buah nanas madu yang terkenal memiliki citarasa manis.
Tak disangka, rekomendasi pedagang nanas tersebut justru membuat Dedi Mulyadi baper.
Ia justru menyangkut-pautkan buah nanas madu itu dengan nasib dirinya dan istrinya, Ambu Anne.
Ia justru salah fokus dengan kata 'madu' yang disandingkannya dengan nasib memiliki satu istri namun hampir hilang karena ia digugat cerai.
"Boro-boro madu, satu saja hilang. Boro-boro ngemadu, satu saja ruwet,” ucapnya sambil bercanda.
Si penjual nanas dan para kru pun tertawa mendengar canda Dedi Mulyadi itu.
Dedi Mulyadi pun lantas mencoba mencicipi nanas madu yang direkomendasikan oleh sang penjual. Namun nihil, semuanya masih terasa masam dan tak ada yang manis.
Mendapati hal itu, si penjual nanas pun berargumen bahwa ia perlu sedikit berbohong untuk berjualan agar nanasnya laku.
"Kalau dagang jujur, enggak laku,” ucapnya tanpa merasa bersalah.
Dedi Mulyadi yang sedikit tersentak pun akhirnya memprotes cara si penjual dalam berdagang.
"Kalau menurut saya dengan jujur pembeli nantinya akan datang lagi, Ibu enggak boleh pernyataanya itu, dagang harus jujur,” sergahnya.
Sebelum pergi, Dedi Mulyadi pun memberikan sedikit nasehat agar si penjual mengubah kebiasaan berbohongnya dalam berjualan.
Ia lantas pergi setelah memberi sejumlah uang tanpa mengambil buah nanas dari si penjual.
Berita Terkait
-
Akui Pegang Pin dan Password Rekening Bank Brigadir J, Ricky Rizal: Yang Saya Lakukan Atas Perintah Bu Putri Sambo
-
Perjalanan Kehamilan hingga Lahirkan Bayi Cantik, 5 Potret Syifa Istri Ridho DA
-
Urung Minta Maaf, Denise Chariesta Salahkan Istri RD Tak Bisa Jaga Suami
-
Tak Merasa Bersalah, Denise Chariesta Minta Istri RD Terima Kasih dengan Tindakannya
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
BRI Cepu Gelar Program SERU: Setor Tunai Rp20 Juta Via CRM, Langsung dapat Minyak Goreng Gratis!
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Horor di Tol Kaligawe: 6 Debt Collector Brutal Ditangkap Usai Coba Rampas Mobil Berisi 5 Wanita!
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Jadwal Imsak dan Subuh Surabaya Hari Ini 26 Februari 2026, Cek Panduan Resmi Kemenag
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3