Suara Denpasar – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi atau Kang Dedi memborong puluhan botol miras (minuman keras) branded atau merek terkenal di Desa Cipancar, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Dia menghabiskan uang jutaan rupiah untuk membeli semua miras di warung ini.
Sebagaimana terlihat dalam Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel Senin (21/11/2022), Kang Dedi terlihat bersama Sekcam dan rombongan naik motor di sekitar Subang. Dia mampir di sebuah warung kecil.
Saat datang, Kang Dedi mau membeli empat bungkus rokok. Padahal Kang Dedi tidak merokok. Saat membeli rokok ini lah Kang Dedi melihat di etalase kaca terlihat ada minuman keras branded.
Sang ibu pedagang yang menggendong anaknya mengaku asli Medan. Namun, suaminya asal Bandung. Kang Dedi pun menanyakan bagaimana bisa warung di desa menjual minuman keras. Apakah dia memiliki izin atau tidak. Sang pedagang mengaku tidak tahu.
Pedagang ini juga tidak tahu bahwa ini anggota DPR RI, Dedi Mulyadi. Bahkan, sang pedagang mengira Kang Dedi adalah Ginanjar. Tidak dijelaskan siapa Ginanjar itu.
Kang Dedi pada intinya mempersoalkan mengapa menjual miras. Apalagi Subang disebut daerah Santri. Di sisi lain peredaran miras ini bisa merusak generasi muda. Bisa menjadi pemicu tindak kekerasan, kriminalitas, gangguan keamanan, hingga kecelakaan lalu lintas.
“Mbak kenapa nggak kasihan sama anak-anak muda di sini, Mbak. Banyak banget (mirasnya) Mbak. Aduh. Anak muda di sini kalau minum ini semua bisa dijual semua kebun tehnya buat mabuk,” terang Kang Dedi.
Kang Dedi Mulyadi akhirnya mengambil semua botol miras di etalase maupun di atas kulkas dan di dalam kulkas. Dia memborongnya. Si penjual tak tahu harganya. Kang Dedi menitip uang Rp2 juta, menunggu semuanya dihitung oleh suami dari si pedagang.
Setelah sampai di rumahnya di Lemur Pakuan, Sukasari, Subang, pedagang mengabari total harga miras yang diborong Kang Dedi Mulyadi seharga Rp3,1 juta lebih. Namun Kang Dedi sudah berpesan kepada sang pedagang untuk tidak menjual miras lagi. Dan Kang Dedi pun menyatakan dia memborong miras itu bukan untuk diminum, melainkan dibuang.
Baca Juga: KPK Pastikan Proses Hukum Kasus Lukas Enembe Tetap Berjalan
Saat itu, si pedagang meminta agar penertiban dilakukan secara menyeluruh. Kang Dedi pun berjanji mendatangi pedagang miras lainnya. Ada dua pedagang lagi yang didatangi. Saat Kang Dedi Mulyadi sampai di sana, dua warung yang menjual miras tiba-tiba tutup.
Mantan bupati Purwakarta dua periode ini pun berpesan kepada kepala desa, camat, hingga Satpol PP Subang untuk melakukan tindakan terhadap peredaran miras ini.
"Ini buat kepala desa, pemerintah Kecamatan Serangpanjang, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Subang, mohon ini tertibkan, ya. Ini di kampung, terkenal daerah Santri," terang dia. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Usai Layangkan Somasi, Wanita yang VCS Suami Clara Shinta Unggah Kutipan Bijak dan Momen Salat
-
Moon Chae Won Umumkan Menikah Bulan Juni, Ramalan Masa Lalu Terbukti Benar?
-
Menkes Larang RS Tolak Pasien BPJS PBI Nonaktif, Singgung Reaktivasi
-
75 Kode Redeem FF Max Terbaru 16 April 2026: Raih M1014 Laut Ganas, AK47, dan VSK94
-
Terpopuler: 7 HP Realme dengan NFC Termurah 2026, Tecno Siap Rilis HP Murah Mirip iPhone
-
Terpopuler: Alasan Kasus Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual, Sepatu Lari Lokal Selevel Nike
-
Ukir Sejarah, Ini Kata Mikel Arteta Usai Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Dua Musim Beruntun
-
Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas
-
PSSI Pastikan Isu 'Pasportgate' Felicia de Zeeuw Sudah Tuntas
-
Ramalan 12 Shio Kamis 16 April 2026: Naga dan Kuda Dapat Hoki Besar