Suara Denpasar- Pengadilan Agama Purwakarta kembali menggelar sidang gugatan cerai yang diajukan oleh Anne Ratna kepada Dedi Mulyadi atau Kang Dedi Rabu (23/22).
Kang Dedi Mulyadi selaku pihak tergugat kembali mangkir dari sidang yang kini sudah bergulir sebanyak enam kali tersebut.
Kang Dedi Mulyadi memilih untuk pergi ke kampung halaman istrinya yakni Anne Ratna ke Cianjur dibanding menghadiri sidang.
Hal ini dikatakan oleh Kang Dedi Mulyadi pada Rabu (23/11) seperti yang dia unggah di akun KDM Channel.
Mantan Bupati Purwakarta dua periode ini menyebut-nyebut tempat kelahiran Anne Ratna yakni Cianjur sebagai salahsatu alasan dirinya tidak hadir di sidang.
Kang Dedi beralasan ketidakhadirannya ini karena sedang membantu korban bencana gempa di Cianjur.
"Ini mendesak yang perlu saya lakukan, ini aspek kemanusiaan yang memang penting. Kabupaten Cianjur tempat kelahiran istri saya dan tanah leluhur Nyi Hyang Ayu (anak ketiga)," jelasnya.
Selain alasan itu, aksinya membantu ke Cianjur lebih ke aksi sosial kemanusiaan yang kata dia sangat mendasar dan mendesak untuk dilakukan, sehingga dia tidak menghadiri sidang gugatan cerai.
"Ini hari ketiga saya bolak balik ke Cianjur mobilisasi bantuan yang mampu saya gerakkan. Terus bekerja meskipun kecil daripada diam tidak melakukan apa-apa," jelasnya.
Baca Juga: Perampok Kuras Habis Uang di ATM Alfamart Lebak, Warga yang Pergoki Kena Sabetan Sajam
Sebelumnya Kang Dedi Mulyadi digugat cerai oleh Anne Ratna ke Pengadilan Agama Purwakarta.
Sidang gugatan sudah bergulir lebih dari lima kali sejak kasus gugatan cerai ini didaftarkan pada 19 September 2022. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali