/
Rabu, 23 November 2022 | 23:27 WIB
ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc

Suara Denpasar – Terus terjadi penambahan korban jiwa akibat gempa bumi berkekuatan 5,6 skala ricter yang terjadi di Kabupaten Cianjur Senin lalu (21/11/2022).

Bahkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan korban bisa bertambah, pasalnya pencarian korban terus diupayakan oleh tim gabungan.

Keterangan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan saat ini hasil pencarian dan laporan adanya penambahan korban jiwa yang telah ditemukan. 

"Per hari ini, 271 jenazah sudah teridentifikasi. Pencarian dan evakuasi gabungan dari tim SAR, BNPB, BPBD, TNI/POLRI dan relawan lebih dari 1.000 personil. Hasilnya menemukan empat orang, tiga meninggal dunia di Cugenang dan satu selamat. Masih ada korban hilang 40 orang," beber Suharyanto dalam rilis laman resmi BNBP, Rabu (23/11/2022).

"Data ini dari Puskesmas dan Rumah Sakit di Cianjur, akan ditelusuri apakah termasuk yang sudah dimakamkan oleh keluarganya," tambahnya. 

Selain itu hasil pendataan sementara terhadap korban luka mencapai 2.043 orang dan mengungsi 61.908 orang.

Sejauh ini diakui Letjen TNI Suharyanto tim gabungan terus melakukan pencaraian. Tanpa kenal waktu dan lelah.

Meski saat ini ketika dilakukan pencaraian korban yang masih tertimbun reruntuhan petugas terkendala cuaca yakni hujan. 

"Pencarian dan evakuasi dilaksanakan secara terus menurus, meski hujan tim tanpa kenal lelah terus melakukan pencarian," ungkap Suharyanto. 

Baca Juga: Gempa Cianjur Makan Korban Ratusan Orang, Dedi Mulyadi Minta Pemerintah Setempat Evaluasi Konstruksi Tata Ruang Daerah Puncak

Data terkait korban jiwa masih terus berubah, mengingat banyak lokasi yang belum dijangkau oleh petugas. Proses pencarian pun masih dibantu oleh masyarakat dan relawan. ***

Load More