Suara Denpasar - Gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022) telah menjadi duka bersama. Pasalnya bencana tersebut telah menelan ratusan korban jiwa dan telah menjadi perhatian dunia.
Diketahui, Gubernur dan Wali Kota se-Asia Timur, hadir dalam acara Kongres ke-11, East Asia Local and Regional Government, di Bandung, Jawa Barat, Rabu (23/11/2022).
Pada pertemuan tersebut, Gubernur Jepang yang merupakan salah satu delegasi, dikatakan memimpin delegasi yang lain untuk memberikan sumbangan kepada korban gempa di Cianjur.
Hasil donasi dari delegasi East Asia Local and Regional Government sebesar 1.5 milyar.
Hal tersebut diketahui dari twitter Ridwan Kamil. Gubernur Jawa Barat itu mengatakan bahwa donasi itu dikumpulkan saat acara Kongres ke-11, East Asia Local and Regional Government, di Bandung.
"Donasi dan sumbangan sebesar 1,5 Milyar rupiah untuk warga Cianjur, dari para gubernur dan wali kota se-Asia Timur yang hadir ke Bandung di acara Kongres ke-11, East Asia Local and Regional Government, selain ucapan dan surat duka cita," tulis twitter @ridwankamil, dikutip suaradenpasar.com, Jumat, (25/11/2022).
Ridwan kamil menjelaskan, bahwa acara tersebut sudah tertunda 3 tahun, kemudian saat digelar di Bandung kemarin, semua delegasi menyampaikan belasungkawa dan mendonasikan dana untuk membantu korban Cianjur.
"Ini acara yang tertunda 3 tahun, kemudian sudah berdatangan para Gubernur, Wali Kota, Bupati se-Asia, dan yang terharunya adalah kami dikirimi satu surat belasungkawa dari Gubernur Shizuoka, Jepang."
"Dan tadi ada bantuan spontan dari para delegasi, dipimpin Gubernur Nara, Jepang, untuk menyumbang ke warga Cianjur, jadi memang semua delegasi menyampaikan rasa duka cita, dalam bentuk ucapan, dalam bentuk surat bahkan dalam bentuk uang," kata Ridwan Kamil.
Baca Juga: Piala Dunia: Salima Mukasanga Harap Bisa Buka Pintu Bagi Wasit Perempuan
Dia juga mengatakan, bahwa keprihatinan Gubernur, Wali Kota dan Bupati se-Asia itu perlu untuk diapresiasi.(Askara/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Rp18 Miliar Belum Dianggarkan
-
Harga Beda Tipis, Ini iPhone yang Paling Menarik Dibeli di 2026
-
Anggaran Ketahanan Pangan Naik Jadi Rp195,32 T pada RAPBN 2027, Ini Rincian Alokasinya
-
Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta
-
4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir
-
Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya
-
Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus
-
Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026