Suara Denpasar - Dedi Mulyadi atau yang dikenal akrab sebagai Kang Dedi Mulyadi memiliki tim kesehatan sendiri untuk menolong korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Diketahui, gempa berkekuatan 5,6 SR pada Senin (21/11/2022) di Kabupaten Cianjur itu, telah meninggalkan duka yang dalam bagi semua pihak, terutama bagi masyarakat Cianjur yang saat ini merasakan langsung bagaimana dampak dari bencana alam tersebut.
Saat ini para korban terus dievakuasi karena terus terjadi gempa susulan. Banyak organisasi kemanusiaan pun ikut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Tidak terkecuali Kang Dedi Mulyadi. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu, sejak awal sudah menjadi garda terdepan untuk memberikan bantuan berupa bahan makanan kepada para korban.
Tidak hanya itu, Kang Dedi Mulyadi juga memiliki tim kemanusiaan khusus yang bergerak cepat untuk megirimkan bahan makan ke tenda-tenda pengungsian, dan memiliki tim medis untuk memberikan pertolongan pertama kepada para korban.
Dilihat melalui tayangan youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Kamis, (24/11/2022), tim gerak cepat yang dipimpin oleh Haji Momo (Sopir pribadi Kang Dedi) itu membawa seorang anak perempuan untuk berobat karena kakinya tertimpa reruntuhan saat gempa terjadi.
Setelah berhasil diobati, tim kemanusiaan itu membawa pulang anak gadis itu ke tenda pengungsian yang berlokasi di Kedung Girang, Sukamanah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Saat hendak meninggalkan lokasi, tim kemanusiaan Kang Dedi didatangi seorang warga untuk meminta tolong karena ada lansia berumur 111 Tahun yang harus segera dievakuasi ke tempat yang aman ke daerah Cipanas Kabupaten Cianjur Jawa Barat.
"Ada kakek berumur 111 tahun yang harus segera di evakuasi ke tempat yang aman," kata warga tersebut.
Baca Juga: Piala Dunia: Salima Mukasanga Harap Bisa Buka Pintu Bagi Wasit Perempuan
"Ya, insyaallah kita bantu untuk menghantarkan ke Cipanas," Jawab Haji Momo (koordinator tim kemanusiaan Kang Dedi)
Lansia yang sedang berbaring dalam tenda tersebut, ditandu ke dalam mobil ambulance dan langsung bergerak menuju lokasi.
Seorang yang ikut di dalam mobil ambulance tersebut menceritakan bahwa lansia tersebut tertimpa lemari pakaian saat gempa.
Tim kemanusiaan Kang Dedi mengalami hambatan di jalan. Haji Momo mengaku perjalanan menuju Cipanas mengalami kemacetan luar biasa sehingga kakek tersebut akhirnya meninggal dalam perjalanan.
"Kita sudah mencari jalan alternatif untuk mengantar Bapak Moktar (Lansia yang sedang dibantu), tapi kemana-mana gak bisa."
"Inilah situasi sekarang, motor, mobil tersendiri karena jalannya kecil," jelas Haji Momo sambil menunjukan jalan yang macet tersebut.(Askara/*)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Prabowo Sambangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
-
51 Saksi Diperiksa, Kejari Buka Suara Soal Belasan Anggota DPRD di Kasus Lampu Jalan Palembang
-
Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza
-
Rekam Jejak Kuntadi, 'Algojo' Kasus Timah Harvey Moeis Kini Jadi Calon Kuat Jampidsus
-
Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula di Indonesia
-
Purbaya Lawan Balik Penggugat Patriot Bond Danantara, Siapkan Ahli Hukum
-
Tak Cukup Blokir Situs, Kemkomdigi Gandeng OJK dan Bank Putus Rantai Judi Online
-
Komisaris PTPP Aisyah Zakiyyah Dituding Keponakannya, Menteri PU: Buktikan, Kalau Benar Hadiah Umrah
-
Putra Surakarta Siap Berlaga di Piala Soeratin Jateng, Turunkan Tim di Tiga Kelompok Usia