/
Jum'at, 25 November 2022 | 08:00 WIB
Ist

Suara Denpasar - Dedi Mulyadi atau yang dikenal akrab sebagai Kang Dedi Mulyadi memiliki tim kesehatan sendiri untuk menolong korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Diketahui, gempa berkekuatan 5,6 SR pada Senin (21/11/2022) di Kabupaten Cianjur itu, telah meninggalkan duka yang dalam bagi semua pihak, terutama bagi masyarakat Cianjur yang saat ini merasakan langsung bagaimana dampak dari bencana alam tersebut.

Saat ini para korban terus dievakuasi karena terus terjadi gempa susulan. Banyak organisasi kemanusiaan pun ikut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Tidak terkecuali Kang Dedi Mulyadi. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu, sejak awal sudah menjadi garda terdepan untuk memberikan bantuan berupa bahan makanan kepada para korban.

Tidak hanya itu, Kang Dedi Mulyadi juga memiliki tim kemanusiaan khusus yang bergerak cepat untuk megirimkan bahan makan ke tenda-tenda pengungsian, dan memiliki tim medis untuk memberikan pertolongan pertama kepada para korban.

Dilihat melalui tayangan youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Kamis, (24/11/2022), tim gerak cepat yang dipimpin oleh Haji Momo (Sopir pribadi Kang Dedi) itu membawa seorang anak perempuan untuk berobat karena kakinya tertimpa reruntuhan saat gempa terjadi. 

Setelah berhasil diobati, tim kemanusiaan itu membawa pulang anak gadis itu ke tenda pengungsian yang berlokasi di Kedung Girang, Sukamanah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Saat hendak meninggalkan lokasi, tim kemanusiaan Kang Dedi didatangi seorang warga untuk meminta tolong karena ada lansia berumur 111 Tahun yang harus segera dievakuasi ke tempat yang aman ke daerah Cipanas Kabupaten Cianjur Jawa Barat.

"Ada kakek berumur 111 tahun yang harus segera di evakuasi ke tempat yang aman," kata warga tersebut.

Baca Juga: Piala Dunia: Salima Mukasanga Harap Bisa Buka Pintu Bagi Wasit Perempuan

"Ya, insyaallah kita bantu untuk menghantarkan ke Cipanas," Jawab Haji Momo (koordinator tim kemanusiaan Kang Dedi)

Lansia yang sedang berbaring dalam tenda tersebut, ditandu ke dalam mobil ambulance dan langsung bergerak menuju lokasi.

Seorang yang ikut di dalam mobil ambulance tersebut menceritakan bahwa lansia tersebut tertimpa lemari pakaian saat gempa. 

Tim kemanusiaan Kang Dedi mengalami hambatan di jalan. Haji Momo mengaku perjalanan menuju Cipanas mengalami kemacetan luar biasa sehingga kakek tersebut akhirnya meninggal dalam perjalanan.
"Kita sudah mencari jalan alternatif untuk mengantar Bapak Moktar (Lansia yang sedang dibantu), tapi kemana-mana gak bisa."

"Inilah situasi sekarang, motor, mobil tersendiri karena jalannya kecil," jelas Haji Momo sambil menunjukan jalan yang macet tersebut.(Askara/*)

Load More