Suara Denpasar - Kehidupan rumah Bupati Purwakarta Ambu Anne Ratna Mustika dengan Dedi Mulyadi terus memanas.
Sindiran keras kembali dilontarkan Anne Ratna kepada suaminya yang kini duduk sebagai anggota DPR RI Fraksi Golkar di Senayan.
Yang cukup menyedot perhatian publik soal Ambu Anne Ratna yang makin berani dengan mengungkit-ungkit masalah hutang suami selama Dedi Mulyadi menjabat sebagai Bupati Purwakarta 2 periode sebesar Rp 28 miliar.
Ungkit hutang suaminya Dedi Mulyadi diungkapkan Anne Ratna Mustika 27 November 2022.
Anne Ratna secara blak-blakan menyebut selama drinya menjabat Bupati tidak pernah meninggal hutang.
"Ini lama saya jadi Bupati bersama wakil Bupati saya tidak pernah meninggal hutang DBH," ungkap Anne Ratna seperti dikutif dari Kanal YouTube Juragan 77 oleh Suara Denpasar, Selasa (29/11/2022).
Anne Ratna mengaku pula terdapat perbedaan jauh dirinya bersama Bupati sebelumnya (Dedi Mulyadi).
Meski telah usia menjabat, namun sampai saat ini masih menyisakan hutang DBH dua tahun.
"Hayang dibayarkeun ku Bupati Ayena (ingin dibayarkan oleh bupati sekarang, Siateh teu boga ka era (kamu tidak punya rasa malu)," ungkitnya lagi.
Baca Juga: Inggris Hadapi Wales, Southgate Isyaratkan Lakukan Pergantian Pemain
Sindiran keras Anne Ratna tidak sampai disitu, Anne Ratna mengatakan kembali perihal hutang ini sebenarnya selama 3 tahun, namun karena masih bersama suami dan akur dengan Dedi Mulyadi akhirnya dibayarkan. selama setahun
"Utang selama 3 tahun dirinya membayarkan setahun. Menurutnya selama jadi Bupati harusnya benar bukan hanya pencitraan," sindirnya lagi.
"Matakan jadi Bupatiteh sing leres entong pencitraan wae," sambung Anne Ratna.
Soal masalah hutang ini Dedi Mulyadi belum memberikan keterangan resmi. Dedi Mulyadi rupanya memilih tetap bekerja melayani dan membantu masyarakat. Itu terlihat dalam unggah akun Instagram milik @dedimulyadi77.
Dalam unggahan Dedi Mulyadi, dia berkunjung kesalah satu pasar yakni pasar induk Cipoko yang berada di daerah Purwakarta.
Berkunjung ke pasar Induk Cipoko. Hal yang membuatnya miris bukan harga kebutuhan pokok. Upah kuli mengupas bawang putih Rp 12 ribu per karung.
"Sehari dapat 3 karung, pulang tidak bawa uang karena habis bayar untuk makan. Sebaliknya mafia impor tanpa keringat dapat berapa per kilo coba?" unggah Dedi Mulyadi. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga