Suara Denpasar - Bagi pecinta binatang tentu tak asing lagi dengan sosok Alshad Kautsar Ahmad.
Sepupu Raffi Ahmad yang juga tajir melintir dengan rumah segede gedong dilengkapi kebun binatang mini. Ada ratusan binatang yang dipelihara di sana dan tentu kesehatan serta pakanya terjamin.
Sebab, untuk mengurus semua binatang itu termasuk memandikan dan memberi pakan dirinya dibantu oleh beberapa asisten.
"Kalau di tendang ini (Burung Onta) bisa bolong perut," sebut Alshad saat Roy Ricardo menyambangi kediamannya di Bandung seperti dikutip denpasar.suara.com, di kanal YouTube @KR TV, Rabu (30/11/2022).
Ulas dia untuk kandang binatang pemakan segala dan juga daunan diletakkan di depan rumah karena tidak berbahaya. Sedangkan untuk hewan pemakan daging ada di belakang untuk lebih safety.
Pria kelahiran Bandung, 25 Juni 1995 ini memiliki beberapa ekor harimau di kandang yang luas. Ada yang bernamab Esha, Jinora, dan Selen. Untuk biaya pakan pembelian daging sebulan dihabiskan Rp 12 juta sampai Rp 15 juta.
"Lebih kuat kucing di luar, kalau ini tidak kuat," sebutnya terkait kerentanan harimau. "Kalau dagingnya di masak?," tanya Ricardo. "Nanti nutrisi yang dibutuhkan malah hilang. Jadi daging memang tidak dimasak," sebut Alshad.
Ricardo juga bertanya jika masuk ke kandang harimau itu adalah harimaunya jinak. "Bisa langsung dibunuh (sama harimaunya)," selorohnya.
Memelihara binatang memang tidak bisa sembarangan. Selain hobi, dia juga begitu menyayangi semua hewan peliharaannya. ***
Baca Juga: Hard Gumay Bikin Raffi Ahmad Kacau Balau, Degdegan soal Insial R Satu Lagi...
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta